alexametrics

Pelantikan Jokowi-Amin Momentum Kokohkan Persatuan

loading...
Pelantikan Jokowi-Amin Momentum Kokohkan Persatuan
Pelantikan Jokowi-Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden 2019-2024, merupakan puncak pesta demokrasi sehingga kewajiban bersama untuk mensukseskannya. (Foto/SINDOnews/Dok)
A+ A-
JAKARTA -
Pelantikan Jokowi-Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden masa jabatan 2019-2024, merupakan puncak pesta demokrasi sehingga kewajiban bersama untuk mensukseskannya. Kemudian ini juga menjadi momentum mengokohkan persatuan dari sebelumnya sempat renggang akibat perbedaan politik.

"Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden besok adalah agenda demokrasi bangsa Indonesia setelah setahun lebih bangsa Indonesia menyelenggarakan pesta demokrasi pileg dan pilpres secara demokratis dan konstitusional," terang Wakil Ketua MPR RI, Ahmad Basarah kepada wartawan, Sabtu (19/10/2019).

Oleh sebab itu, menurut dia, semua warga negara yang mencintai bangsa dan negaranya sendiri harus turut serta menyukseskan acara terbesar lima tahun bangsa tersebut. Pasalnya acara yang akan berlangsung di Gedung MPR, Kompleks Parlemen, Jakarta itu berdampak pada martabat bangsa.



"MPR mengajak segenap bangsa indonesia bersama-sama mensukseskan dan menjaga kekhidmatan dan keagungan acara tersebut demi menjaga harkat dan martabat bangsa kita sendiri. Selain akan dihadiri oleh tokoh nasional juga akan tamu negara dari 18 kepala negara, kepala pemerintahan dan utusan khusus negara sahabat," paparnya.

Ia mengatakan pelantikan juga harus menjadi ajang persatuan dan kesatuan bangsa yang sempat terbagi akibat perbedaan sikap politik.

"Pemilu sudah selesai dan sejogyanya juga kompetisi antaranak bangsa di momen pemilu 2019 diakhiri. Saatnya kita bergandengan tangan tangan lagi dan bergotong royong untuk membangun bangsa demi terwujudnya kesejahteraan dan keadilan sosial bagi segenap rakyat Indonesia," tutupnya.
(maf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak