alexametrics

Terkait Penyerangan Wiranto, Kompolnas Minta Polri Evaluasi Diri

loading...
Terkait Penyerangan Wiranto, Kompolnas Minta Polri Evaluasi Diri
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Republik Indonesia Wiranto diserang seorang pria menggunakan pisau saat turun dari mobilnya. Foto/Istimewa
A+ A-
JAKARTA - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) RI meminta agar Polri ‎mengevaluasi diri terkait kejadian penyerangan terhadap Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto pada Kamis (10/10) kemarin, di daerah Pandeglang

"Berharap agar Polri sebagai penanggungjawab keamanan NKRI sebagaimana titah Pasal 30 UUD 1945 agar juga dapat Mengevaluasi dan berintrospeksi diri, atas kejadian Teroris di Pandeglang, yang terjadi hari Kamis ini, 10 Oktober 2019," ujar Komisioner Kompolnas RI‎, Andrea H Poeloengan kepada wartawan Jumat (11/10/2019).

Andrea juga berharap adanya peningkatan kerja sama dengan pemangku kepentingan lainnya guna dapat mengantisipasi dan mencegah tindakan-tindakan teroris dan radikalis. Andrea menduga kekerasan dalam bentuk apapun sangat mungkin terjadi dalam setiap kesempatan.



"Dan juga mningkatkan kembali pengkordinasian Patroli bersama TNI dan kegiatan Siskamling bersama masyarakat (sebagaimana diatur dalam Peraturan Kapolri)," jelasnya.

Sebab, bukan tidak mungkin Polri bisa jadi target selanjutnya. Untuk itu, Andrea meminta Polri untuk meningkatkan kewaspadaan dan pengamanan bagi ‎anggotanya.

"Serta meningkatkan pengamanan bagi seluruh kegiatan penyelenggara negara, terutama ditempat-tempat umum," katanya.

Selain itu, Kompolnas mengajak seluruh pemangku kepentingan lainnya untuk tetap tenang dan waspada terhadap kegiatan kampanye dan narasi anti teroris.‎

"Meningkatkan kegiatan kampanye dan narasi anti Teroris dan Radikalis," pungkasnya.

Diketahui, Menko Polhukam Wiranto diserang oleh dua terduga pelaku yakni FA dan Abu Rara ‎(RA) usai melakukan kunjungan di daerah Menes, Purwaraja, Pandeglang, pada Kamis, 10 Oktober 2019.
(pur)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak