alexametrics

AHY Siap Jika Ditunjuk Jadi Menteri Kabinet Jokowi-Kiai Ma'ruf

loading...
AHY Siap Jika Ditunjuk Jadi Menteri Kabinet Jokowi-Kiai Maruf
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) disebut-sebut akan masuk dalam kabinet Jokowi-KH Ma'ruf Amin. Berkaitan dengan itu, Partai Demokrat siap memberikan kadernya tersebut untuk masuk kabinet. Foto/Dok. SINDphoto
A+ A-
JAKARTA - Susunan kabinet Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma'ruf Amin hingga saat ini belum diumumkan. Namun sejumlah nama sudah diisukan masuk dalam kabinet. Salah satu generasi muda yang disebut-sebut namanya adalah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Berkaitan dengan itu, Partai Demokrat siap memberikan kadernya tersebut untuk masuk kabinet Jokowi-Kiai Ma'ruf. "Saya katakan Partai Demokrat sudah berpengalaman. Kader-kadernya sudah terbentuk dan tentu kalau diminta Partai Demokrat siap memberikan yang terbaik," kata Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (9/10/2019).

Salah satu kader Partai Demokrat yang disiapkan itu adalah AHY. Putra Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini pun diyakini siap menjadi menteri kabinet Jokowi-Ma'ruf. (Baca juga: AHY Dinilai Layak Jadi Menpora, Menlu atau Menteri BUMN)



"Mas AHY saya pikir salah satu yang paling menonjol saat ini sebagai representasi dari generasi milenial Indonesia yang merupakan kader yang dipersiapkan sebagai pemimpin ke depan. Tentu Beliau (AHY) siap," ujar mantan menteri koperasi dan usaha kecil menengah ini.

Kendati demikian, Partai Demokrat sangat menghargai hak prerogatif Presiden Jokowi. "Dan berdasarkan pengalaman saya selama 10 tahun yang lalu, 15 tahun malah ya. Kalau yang namanya hak prerogatif Presiden kita serahkan pada Presiden. Jadi kita tinggal menunggu siapa yang akan dipilih untuk membantu Beliau (Jokowi)," tuturnya. (Baca juga: Ini Lima Pos Kementerian Kabinet Jokowi yang Bakal Jadi Rebutan Parpol)
(poe)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak