alexametrics

Gerindra Dinilai Layak Dapat Kursi Ketua MPR

loading...
Gerindra Dinilai Layak Dapat Kursi Ketua MPR
Partai Gerindra dianggap layak menduduki kursi Ketua MPR. Alasannya, partai besutan Prabowo Subianto itu peraih suara terbesar kedua di Pemilu 2019. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Partai Gerindra dianggap layak menduduki kursi Ketua MPR. Alasannya, partai besutan Prabowo Subianto itu peraih suara terbesar kedua di Pemilu 2019.

"Gerindra adalah Partai dengan jumlah suara pemilih terbanyak kedua setelah PDIP, sehingga berhak dan pantas untuk menjadi Ketua MPR," ujar Juru Bicara Fraksi Partai Gerindra MPR, Andre Rosiade di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (3/10/2019).

Dia melanjutkan, komitmen Partai Gerindra mengusung Ahmad Muzani menjadi Ketua MPR karena memiliki pengalaman sebagai pimpinan MPR, serta sangat mengerti menghadirkan keseimbangan politik dengan pemerintah



"Kehadiran Bapak Ahmad Muzani sebagai Ketua MPR akan menghasilkan keseimbangan politik yang baik dalam berbangsa dan bernegara dengan pengalamannya," katanya.

Hal tersebut juga diperkuat latar belakang Gerindra yang sejak masuk parlemen menjadi partai penyeimbang atau partai di luar pemerintah. Dia berpendapat, pengalaman tersebut menjadi modal Ahmad Muzani sebagai penyeimbang antara MPR dengan pemerintah.

"Kami sejak dulu selalu mengawal program dan kebijakan pemerintah dengan proporsional, di mana jika tidak berpihak kepada rakyat maka kami akan memberikan kritik dan masukan. Namun jika itu baik dan berpihak kepada rakyat maka akan kami dukung," katanya.

Namun jika pemilihan Ketua MPR tidak bisa melalui musyawarah mufakat, kata dia, Gerindra akan menempuh jalur voting. "Kita voting agar jelas posisi kita," imbuhnya.

Pengamat politik Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi menuturkan, posisi pimpinan di parlemen tidak semua harus diambil oleh partai koalisi pemerintah saat Pilpres 2019.

"Ya nanti merusak citra pemerintah sendiri karena pimpinan (DPR/MPR) itu juga kan simbol. MPR harus juga sebagai kontrol, pengawasan dan vitamin penyehat demokrasi. Jangan sampai nanti MPR juga hanya jadi stempel pemerintah," ujarnya.

Berikut rincian perolehan suara Pileg 2019 yang diumumkan KPU:

1. PDIP 27.053.961 (19,33%)
2. Gerindra 17.594.839 (12,57%)
3. Golkar 17.229.789 (12,31%)
4. PKB 13.570.097 (9,69%)
5. Nasdem 12.661.792 (9,05%)
6. PKS 11.493.663 (8,21%)
7. Demokrat 10.876.507 (7,77%)
8. PAN 9.572.623 (6,84%)
9. PPP 6.323.147 (4,52%)
10. PSI 2.650.361 (1,89%)
11. Perindo 3.738.320 (2,67%)
12. Berkarya 2.929.495 (2,09%)
13. Hanura 2.161.507 (1,54%)
14. PBB 1.099.848 (0,79%)
15. Garuda 702.536 (0,50%)
16. PKPI 312.775 (0,22%)
(cip)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak