alexametrics

BSSN Ungkap Ancaman bagi NKRI Jika Terlena dengan Kemajuan Teknologi

loading...
BSSN Ungkap Ancaman bagi NKRI Jika Terlena dengan Kemajuan Teknologi
Wakil Kepala Badan Siber Sandi Negara (BSSN) Komjen Pol Dharma Pongrekun mengingatkan ancaman kemajuan teknologi terhadap kedaulatan NKRI. Foto: SINDOnews/Okto Rizki Alpino
A+ A-
JAKARTA - Wakil Kepala Badan Siber Sandi Negara (BSSN) Komjen Pol Dharma Pongrekun mengingatkan ancaman kemajuan teknologi erhadap kedaulatan NKRI. Dalam upaya menjaga keutuhan NKRI, perlu ada program manipulasi mindset.

Pasalnya, jika masyarakat Indonesia sudah terlena dengan gemerlapnya kemajuan teknologi dan mengabaikan unsur kebudayaan, maka Indonesia tidak lagi memiliki keidentikan sebagai masyarakat Indonesia.

"Badan kita bukan robot, badan kita tetap manusia, dan kita sudah masuk kedalam sistem tersebut. Bahkan kita tidak bisa berbuat apa-apa lagi, dan tidak punya kehendak, lantaran kita sudah dikunci dengan sistem yang ada," ujar Dharma dalam acara Dialog Meja Bundar, yang bertajuk 'Mengimami Pancasila Merealisasikan Cita-Cita Indonesia' yang digelar SPN di Hotel Sahid Jakarta Pusat, Sabtu, (21/9/2019).



Menurut Dharma, perlu adanya kewaspadaan terhadap kemajuan teknologi. Jangan sampai karena ingin teknologi lalu harus mengeluarkan banyak uang dan lupa segalanya. Akan tetapi tidak ada faedah. malah justru memakan balik kepada penggunanya.

Hal yang dikhawatirkan pengguna menjadi jauh dari rasa iman serta kekuasaan Tuhan, yang sering disebut itu ateis. "Kesannya, beragama tetapi tidak menempatkan Tuhan sebagai yang terutama didalam perjalanan hidup kita, sehingga kita dibuat hanya bergantung pada teknologi tersebut," terangnya.

Dharma mengatakan, sejatinya gadget yang digunakan setiap hari memiliki daya hipnosis, sehingga ketergantuan amat terasa dan disadari atau tidak perlahan merubah pola pikir dan tindakan si pengguna.

"Bagi yang rindu untuk menyelamatkan bangsa, mari kita bergerak secara terstruktur, sistematis, dan massif, terutama menyelamatkan generasi bangsa yang sekarang sudah mulai terpapar (gadget)," pungkasnya.
(thm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak