alexametrics

Berubah Status Jadi ASN, Pegawai KPK Dikhawatirkan Rawan Godaan

loading...
Berubah Status Jadi ASN, Pegawai KPK Dikhawatirkan Rawan Godaan
Pegawai KPK kibarkan bendera kuning di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Foto/Dok/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Revisi Undang-Undang nomor 30 tahun 2002 tentang KPK yang telah disahkan DPR dan Pemerintah terus menuai polemik di masyarakat. Selain Dewan Pengawas, status pegawai KPK menjadi ASN juga menuai sorotan.

Mantan Komisioner KPK, Mochamad Jasin menganggap, berubahnya status Pegawai KPK menjadi ASN dikhawatirkan rawan godaan.

"KPK itu kan penegak hukum, jika gajinya itu tidak mencukupi, sebagaimana 'grading' yang ada dalam ASN, itu kita rawan akan 'temptasi' atau godaan, apalagi sekarang ada SP3 dan sebagainya," kata Jasin di Jakarta, Kamis (19/9/2019).



Hal senada diungkapkan Pakar Hukum dari Pusat Studi Konstitusi (Pusako), Universitas Andalas, Feri Amsari. Dia mengatakan, perubahan itu bentuk kekonyolan dari sebuah produk undang-undang yang diklaim DPR efektif di dalam pencegahan.

"Coba bayangkan, pegawai KPK menjadi aparatur sipil negara seperti saya. Menangani perkara ratusan miliar dan triliunan, gajinya sedikit. Itukan sama menyuruh orang yang kelaparan, disuruh menjaga warung Nasi Padang, tapi dilarang makan," tukas dia.
(pur)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak