alexametrics

Temui Ketua PDIP Solo, Sinyal Putra Jokowi Maju Pilwalkot Menguat

loading...
Temui Ketua PDIP Solo, Sinyal Putra Jokowi Maju Pilwalkot Menguat
Putra Jokowi, Gibran Raka Buming Raka bersama Ketua DPC PDIP FX Hadi Rudyatmo seusai melakuan pertemuan di Solo, Jawa Tengah, Rabu (18/7/2019). Foto/SINDOnews
A+ A-
SOLO - Tanda-tanda putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) Gibran Rakabuming Raka bakal maju dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Solo tahun 2020 semakin menguat.

Gibran menemui Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo atau Rudy yang juga menjabat Wali Kota Solo, Rabu (18/9/2019). Dia bertamu ke Loji Gandrung yang merupakan rumah dinas Wali kota Solo sekitar pukul 13.00 WIB.

Rudy dan Gibran selanjutnya melakukan pertemuan secara tertutup sekitar 20 menit. Semula Gibran mengaku bertemu dengan Rudy hanya untuk bersilaturahmi.



“Acara siang ini untuk silaturahmi dengan Pak Wali Kota, Pak Rudy karena sudah lama tidak bertemu,” ucap Gibran usai pertemuan dengan Rudy, Rabu (18/9/2019).

Karena kesibukan Rudy sebagai Wali Kota, dirinya sudah lama tidak bertukar pikiran. Kebetulan, pada hari itu Rudy bisa meluangkan waktu untuk dirinya. Gibran mengaku mengobrol dengan Rudy terkait perkembangan Kota Solo.

“Beliau adalah sosok yang peduli dengan UMKM (usaha mikro kecil dan menengah),” paparnya.

Seperti dirinya yang mengembangkan bisnis Martabak Kota Barat (Markobar) serta para PKLlainnya sudah ditempatkan ke tempat yang lebih baik.

Ketika ditanya apakah ada pembicaraan politik mengenai pemilihan kepala daerah (pilkada), Gibran mengaku hanya tukar pikiran mengenai perkembangan Kota Solo. “Solo ini kota kecil tapi sangat dinamis,” ujarnya.

Dia menilai kinerja Rudy yang merupakan pasangan Jokowi semasa menjabat Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo telah membuat Solo semakin maju.

Meski demikian, dirinya sempat memberi masukan bahwa Kota Solo butuh sedikit sentuhan anak muda. “Ngobrol ringan saja, tidak ada pesan apa apa dari Bapak (Jokowi), Kita tidak bicara politik. Saya ke sini mewakili diri saya sendiri,” kata Gibran saat didesak apakah pertemuan terkait Pilkada Solo.

Sementara, sentuhan anak muda yang dimaksud Rudy adalah kreativitas anak muda, penggunaan teknologi, hingga pemanfaatan media sosial (medsos) karena hal itu dinilai penting. Tidak jauh berbeda, Rudy juga mengungkapkan bahwa pertemuannya dengan Gibran hanya silaturahmi.

“Enggak ada pembicaraan politik, tapi tanya tanya ya wajar lah,” ungkap Rudy memberi sedikit bocoran.

Mengenai mekanisme pencalonan pilwalkot melalui PDIP, Rudy mengaku memberi paparan kepada Gibran di antaranya harus berasal dari anggota partai. Selain itu juga harus memiliki kartu tanda anggota (KTA) partai, termasuk ada tes.

Sementara mengenai siapa calon yang dipilih untuk diusung, sepenuhnya yang memberi rekomendasi adalah DPP PDIP. “Saya hanya mengantar kader PDIP yang mau mendaftar, kami bawa ke sana tanpa dikurangi atau ditambahi,” lanjutnya.

Pada 23 September nanti, nama-nama pendaftar akan dibawa ke DPP PDIP. Rudy menilai sentuhan anak muda untuk Kota Solo memang diperlukan. “Wajiblah (anak muda-red) kalau mau menyentuh Solo supaya lebih maju. Solo kan kotanya presiden, mesti harus lebih baik dibanding daerah lain,” tuturnya.

Pihaknya tetap terbuka dan membuka peluang bagi nak muda untuk maju dalam Pilwalkot Solo melalui PDIP. “Silakan kalau mau mendaftar, kalau untuk pencalonan, silakan berbicara dengan tim rekrutmen,” urainya.

Sesaat kemudian, Gibran yang masih berada di samping Rudy giliran didesak kapan membuat KTA PDIP. “Ya nanti saja kalau waktunya sudah pas,” ucapnya singkat
(dam)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak