alexametrics

FKUB Minta NU dan Ansor Bina Mahasiswa Papua di Jawa

loading...
FKUB Minta NU dan Ansor Bina Mahasiswa Papua di Jawa
Konferensi pers bersama Tokoh Lintas Agama Papua, di Aula FKUB Papua, di Jalan Bhayangkara, Jayapura Utara, Kota Jayapura, Papua. (Foto/Istimewa)
A+ A-
JAKARTA - Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Papua Pdt Lipiyus Biniluk berharap Ormas NU dan Ansor bisa membina dan melindungi para pemuda dan mahasiswa Papua yang ada di Pulau Jawa.

Hal itu disampaikan Biniluk, dalam konferensi pers bersama Tokoh Lintas Agama Papua, di Aula FKUB Papua, di Jalan Bhayangkara, Jayapura Utara, Kota Jayapura, Papua, Selasa 20 Agustus 2019.

"Kami berharap Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah di Indonesia, bersama NU dan Ansor, bisa membina para pemuda dan mahasiswa Papua yang ada di Pulau Jawa dan daerah lainnya, agar tak terjadi lagi insiden yang meresahkan seperti beberapa waktu lalu," kata Biniluk, Senin (26/8/2019).



(Baca juga: Ketua MPR Sebut Rebut Hati Orang Papua Tak Hanya Bangun Jalan dan Bandara)

Dia juga mengapresiasi respons Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) dan Pemprov Papua yang cukup positif dan menenangkan semua pihak.

"Kami juga mengimbau masyarakat khususnya di Papua tetap tenang dan menyerahkan penyelesaian hukum bagi yang terbukti melakukan kekerasan atau rasis kepada mahasiswa Papua di Surabaya, Malang dan di tempat lainnya," kata Pdt Biniluk.

Menanggapi permintaan itu, Ketua PW Ansor Papua, Ahmad Muhazir mengatakan, Ansor sebagai Pemuda NU senantiasa berkomitmen menjaga kebhinekaan, kerukunan dan keutuhan bangsa ini, karena hal itu merupakan kewajiban bersama.

Hazir mengungkapkan, perlunya membangun kesadaran bersama, bahwa menjaga keamanan lingkungan dan melindungi sesama anak bangsa, adalah tugas bersama.

"Bukan hanya tugas aparat pemerintah, kepolisian maupun TNI, tapi sebagai elemen bangsa juga perlu sama-sama menjaga kondusifitas negeri ini. Kami juga mengajak semua pihak menjaga kebhinnekaan hingga tidak tercabik-cabik. Kita ini sama," tegas Hazir.

Dia berharap, para tokoh masyarakat dan pemerintah Papua berjuang bersama dalam menjaga kebhinnekaan. "Mahasiswa yang ada di pulau Jawa jangan segan-segan berkomunikasi dengan semua pihak, Ansor dan Banser siap mendukung mahasiswa Papua yang berada di Jawa," imbuhnya.

Konferensi pers itu juga dihadiri Ketua PW NU Papua, HM Tony Wanggai, Ketua Ketua persekutuan Gereja-gereja Papua (PGGP), Pdt MP Maury, Tokoh Hindu Papua, Wardana, dan tokoh lainnya.
(maf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak