alexametrics

Pemerintah Diminta Tetap Perhatikan Para Korban Bencana

loading...
Pemerintah Diminta Tetap Perhatikan Para Korban Bencana
Bantuan untuk para korban bencana. (Foto/Istimewa)
A+ A-
JAKARTA - Sepanjang Tahun 2018, ada sejumlah bencana yang menimpa negeri ini. Sampai bulan September 2018, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat telah terjadi sebanyak 1.999 kejadian bencana di Indonesia.

Salah satunya di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) sempat mengalami gempa bumi dahsyat dengan magnitudo 7 pada 5 Agustus 2018 lalu. Gempa tersebut tidak hanya merusak segala sendi kehidupan di Lombok tetapi juga menghantam sektor pariwisata yang menjadi andalan di pulau tersebut.

Bahkan penduduk di sana masih terpuruk dampak dari bencana tersebut. Atas kondisi ini, pegiat wisata, Anisha Putri bertekad untuk membangun kembali sektor pariwisata di pulau itu dan berharap pemerintah memberikan perhatiannya.



"Saat itu, semuanya hancur, para wisatawan diimbau untuk tidak berada di Lombok dan mereka banyak yang meninggalkan Lombok dan kembali ke negaranya," kata Anisha, mengenang gempa dahsyat yang memporak-porandakan Lombok, Jumat (23/8/2019).

Akibatnya kunjungan wisatawan langsung menurun drastis. Dampak gempa membuat investor lokal serta asing merasa takut untuk menanamkan modal di Lombok.

Meski begitu, Anisha Putri serta para penggiat wisata lainnya tidak mau terpuruk. Mereka terus memromosikan pulau dengan aneka keindahan alam ini. Mereka bertekad agar Lombok dapat kembali ramai dikunjungi wisatawan dan investor, seperti sebelum gempa terjadi.

Berbagai cara dilakukan untuk mengangkat kembali angka kunjungan wisata serta memulihkan pariwisata agar para investor bisa dengan mudah dan tidak khawatir untuk berinvestasi. Pertama-tama yang dilakukan adalah dengan mengajak para investor dan teman dekat yang dikenalinya guna membantu korban gempa."Kami mengajak semua memberikan bantuan kepada korban,” kata Anisha.

Setelah beberapa bulan bencana berlalu, Anisha menyampaikan pesan kepada teman-temannya di luar negeri bahwa Lombok sudah kembali aman dan meminta mereka untuk kembali mengunjungi ke Lombok.

"Semua teman-teman saya yang kerap berinvestasi, saya arahkan untuk kembali di Lombok. Ada yang mau, ada yang tidak, dan kebanyakan dari mereka mau berinvestasi kembali, namun menunggu Lombok benar-benar sudah pulih," kata Anisha.

Teman-teman Anisha turut membantu menginformasikan bahwa saat ini Lombok sudah kembali aman. Pemerintah daerah setempat juga menggencarkan mitigasi dan berbagai tempat wisata sudah ditata kembali.

Saat ini, setelah hampir setahun gempa dahsyat itu berlalu, perlahan namun pasti, Lombok kembali berbenah. Beberapa investor yang dihubungi mulai menjajaki bisnis dengannya seperti mencari lahan untuk membangun vila, atau hotel.

Anisha menyatakan bahwa dalam waktu dekat, puluhan investor dari Singapura dijadwalkan mendatangi ke Lombok. "Kemungkinan mereka akan berinvestasi di Lombok karena banyak yang sudah tahu bahwa Lombok sudah aman," pungkas Anisha Putri
(maf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak