alexametrics

Pujian Cak Imin ke Mega Dinilai untuk Amankan Jatah Menteri

loading...
Pujian Cak Imin ke Mega Dinilai untuk Amankan Jatah Menteri
Pembukaan Muktamar PKB di Hotel Westin, Nusa Dua, Badung, Bali, dihadiri sejumlah elite nasional. Salah satunya Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. Foto/Abdul Rochim/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Muhaimin Iskandar yang terpilih kembali menjadi Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sempat melontarkan 'pujian dan rayuan' kepada Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekarnoputri dalam pembukaan Muktamar PKB.

Pria yang akrab disapa Cak Imin itu menganggap, Megawati sampai kapan pun tetap sebagai ibunya. Menurut Cak Imin, Megawati memiliki kesejarahan dengan PKB saat berduet dengan mendiang Abdurrahman Wahid atau Gus Dur sebagai Presiden.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno menilai rayuan Cak Imin kepada Megawati memiliki muatan komunikasi politik yang erat kaitan dengan pembentukan komposisi kabinet yang akan diumumkan Jokowi sebagai Presiden terpilih.



"Itu ciri khas gaya politik Cak Imin yang selalu bisa mengentertain tokoh berpengaruh seperti Mbak Megawati," ujar Adi saat dihubungi SINDOnews, Kamis (22/8/2019).

Kata Adi, apa yang disampaikan Cak Imin di hadapan Muktamirin dan tamu undangan, memiliki tujuan untuk menghormati perempuan yang biasa disapa Mega sebagai politisi senior yang banyak menginspirasi.

"Semacam 'ibunya' para politisi," ucap Analis Politik asal UIN Jakarta itu.

Namun demikian, Adi menganggap jika melihat momentumnya, pujian Cak Imin itu sebagai bentuk 'rayuan' untuk mengamankan penambahan jatah kursi menteri yang diinginkan PKB.

"Karena Mbak Mega merupakan salah satu 'juru kunci' yang turut bisa memutuskan jatah menteri kabinet," tandasnya.
(kri)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak