alexametrics

Kerusuhan di Papua, MUI Imbau Masyarakat Tak Terprovokasi

loading...
Kerusuhan di Papua, MUI Imbau Masyarakat Tak Terprovokasi
Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau masyarakat tidak terprovokasi menyikapi peristiwa di Papua. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau masyarakat tidak terprovokasi menyikapi tindak kekerasan berbau suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) di Surabaya, Malang dan Papua.

"MUI menyesalkan terjadinya tindak kekerasan yang berbau SARA di Surabaya, Malang dan di Papua," ujar Sekretaris Jenderal MUI, Anwar Abbas, dalam keterangan tertulisnya, Senin (19/8/2019).

Karena, tindak kekerasan berbau SARA di beberapa daerah itu akan sangat mengganggu ketentraman dan rasa kebersamaan di kalangan anak bangsa. Dia mengatakan, harus disadari bahwa Indonesia milik bersama yang harus dijaga dan dipelihara bersama.



"Untuk itu MUI mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan mampu mengendalikan diri serta tidak terprovokasi oleh isu-isu yang bermacam-macam, agar suasana tenang dan damai, tetap terjaga dan terpelihara serta tidak semakin keruh," ujarnya.

Dia juga mengimbau aparat keamanan dan penegak hukum bekerja secara profesional menyikapi persoalan itu. "Sehingga masalah yang kita hadapi dapat kita atasi dengan baik," katanya.
(sco)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak