alexametrics

Laporan Langsung SINDOnews dari Jeddah

Tumpeng Tandai Perayaan Dirgahayu Kemerdekaan Indonesia di Jeddah

loading...
Tumpeng Tandai Perayaan Dirgahayu Kemerdekaan Indonesia di Jeddah
Pelajar Indonesia di Jeddah bersemangat menunggu pemotongan tumpeng oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di Wisma KJRI Jeddah, Sabtu (17/8/2019) pagi WAS. Foto/MCH
A+ A-
JEDDAH - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Republik Indonesia berlangsung khidmat dan meriah di Wisma Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Jeddah, Sabtu (17/8/2019) pagi. Ratusan Warga Negara Indonesia (WNI) yang berdomisili di Jeddah dan sekitarnya hadir dalam perayaan 74 tahun Indonesia Merdeka.

Acara diawali dengan pelaksanaan upacara bendera yang diikuti Konjen RI di Jeddah, Mohamad Hery Saripudin, staf KJRI, delegasi Amirul Hajj, dan pelajar Indonesia, dan WNI lainnya pada pukul 06.00 Waktu Arab Saudi (WAS). Sebagai inspektur upacara adalah Menteri Agama sekaligus Amirul Hajj Lukman Hakim Saifuddin. Pengibaran bendera Merah Putih dilakukan oleh pelajar pilihan dari Sekolah Indonesia ke Jeddah. Adapun detik-detik proklamasi berlangsung sekitar pukul 06.20 WAS.

Usai upacara, seluruh peserta yang hadir berkumpul di aula yang berada di kompleks Wisma KJRI. Di tempat ini, Menag didaulat untuk memotong tumpeng dan diberikan kepada Konjen RI Mohammad Hery Saripudin dan istrinya, Zulfah Nahdliyati.



WNI yang hadir disuguhi makanan dan hiburan musik band. Mereka menikmati jajanan sambil bergoyang mendengarkan lagu-lagu yang dibawakan. Mereka juga mengikuti beragam perlombaan yang digelar.

Dalam sambutannya, Menag mengaku bersyukur menjadi bagian tak terpisahkan dari Republik Indonesia. Menurutnya, untuk mewujudkan rasa syukur itu adalah dengan mendoakan para pendahulu yang telah memberikan hal terbaik bagi bangsa dan negara, sehingga sekarang kita semua bisa merasakan hasil-hasil dari perjuangan mereka.

"Kalau dulu para pendahulu kita merebut kemerdekaan dengan mengangkat senjata melawan musuh yang nyata, maka saat ini tidak lagi persis seperti itu. Dalam konteks sekarang adalah bagaimana kita semaksimal dan seoptimal mungkin sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari Indonesia Raya adalah ikut menjaga memelihara dan merawat keberadaan negara bangsa tercinta," katanya.

Sementara itu, salah satu peserta upacara kemerdekaan, Ning Fauziyah mengaku setiap tahun selalu ikut dalam perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia di Jeddah. "Saya sekolah di Sekolah Indonesia di Jeddah. Saya selalu ikut upacara," kata Ning Fauziyah yang memakai seragam pramuka.

Dia tidak menjadi bagian dari Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra). Mereka yang mengibarkan bendera adalah siswa yang telah lolos seleksi. "Yang menyeleksi dari PPI (Persatuan Pelajar Indonesia)," tutupnya.
(kri)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak