alexametrics

Unjuk Kebolehan lewat Ajang Pemilihan Guru dan Pendidik Berprestasi

loading...
Unjuk Kebolehan lewat Ajang Pemilihan Guru dan Pendidik Berprestasi
Acara Pemilihan Guru dan Tenaga Kependidikan Berprestasi yang berlangsung di Jakarta, Rabu (14/8/2019). Foto/Istimewa
A+ A-
JAKARTA - Berbagai inovasi ditunjukan para guru dalam acara Pemilihan Guru dan Tenaga Kependidikan Berprestasi di Jakarta, di Hotel Senayan, Jakarta, Rabu (14/8/2019). Acara ini dihadiri 900 guru yang berasal dari 34 provinsi.

Misalnya inovasi yang ditunjukan guru SDLBN Pembina Kupang Lusia Hurint dengan membuat kreasi kartu kata bergambar. Menariknya, Lusia menyisipkan kata diserta gambar dalam setiap kartu yang dibuatnya.

Jika di bagian bawah bertuliskan payung, maka gambar dari benda itu berada di sisi atas. Tentu kartu ini sangat membantu siswa SDLB yang kesulitan membaca.



"Jika kita tunjukan kata atau huruf, sulit dibaca. Namun ketika ada gambar, langsung mereka menjawab secara spontan," kata Lusia.

Cara menggunakan kartu itu, guru menunjukkan huruf kepada siswa untuk dibaca. Sisi gambarnya ditutup oleh tangan. Ketika sudah mulai terasa kesulitan, gambarnya akan dibuka. Cara ini mendorong kerja motorik mulut siswa agar lebih maksimal.

"Tak penting itu huruf atau apa pun. Tapi dengan melihat ganbar, dia bisa bersuara dan betul apa yang diucapkannya," sebut Lusia.

Adapun siswa yang diajar Lusia adalah siswa berstatus tuna grahita. Sebelumnya, dia sempat mengajar siswa berkebutuhan khusus lainnya, yakni inklusi sejak tahun 2003 silam.

Melalui Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan Berprestasi dan Berdedikasi ini, dia memiliki banyak pengalaman. Khusus dalam bertemu guru berkebutuhan khusus lainnya. "Kami jadi bisa berdiskusi banyak hal dengan guru-guru lainnya. Ini program yang sangat bagus," sebutnya.

Lewat pemilihan yang digelar setiap tahun oleh Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Pemilihan Guru dan Tenaga Kependidikan Berprestasi ini menjadi ajang apresiasi para guru dan tenaga kependidikan sekaligus wadah untuk menambah wawasan dan ilmu pengetahuannya dalam sistem pengajaran.

Ajang yang merupakan apresiasi dari pemerintah terhadap prestasi dan dedikasi para guru dan tenaga kependidikan ini mendapatkan sambuatan antusias peserta yang berjumlah lebih dari 900 orang ini.

”Setiap tahun harus terus diadakan. Agar kami para guru bisa banyak belajar dari guru-guru daerah lainnya,” tutur guru SLBN 1 Bengkulu selatan, Suparmi.
(dam)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak