alexametrics

Mendikbud Minta Tunjangan Guru Honorer Dialokasikan dalam DAU

loading...
Mendikbud Minta Tunjangan Guru Honorer Dialokasikan dalam DAU
Mendikbud Muhadjir Effendi mengusulkan kepada Menkeu Sri Mulyani untuk mengalokasikan anggaran honorarium ataupun tunjangan bagi tenaga honorer yang belum menjadi aparatur sipil negara (ASN).Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendi mengaku telah mengusulkan kepada Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani untuk mengalokasikan anggaran honorarium ataupun tunjangan bagi tenaga honorer yang belum menjadi aparatur sipil negara (ASN).

Terkait hal tersebut, kata Muhadjir, Menkeu memberikan perhatian yang cukup baik. “Saya sudah mengusulkan kepada Ibu Menteri Keuangan dan beliau sangat memberikan perhatian agar guru honorer yang belum diangkat menjadi ASN baik melalui PNS maupuan PPPK supaya mendapatkan tunjangan atau honorarium,” katanya di Istana Merdeka, Rabu (14/8/2019).

Muhadjir mengusulkan agar sumber alokasi untuk tunjangan berasal dari dana alokasi umum (DAU). Dimana jumlahnya sesuai dengan upah minimum regional (UMR). Saat ini jumlah guru yang masih berstatus sebagai honorer berjumlah 700.000.



“Yang bersumber dari DAU. Jumlahnya kita usulkan setara UMR di masing-masing daerah,” ungkapnya.
(sco)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak