alexametrics

Kemendagri Sebar 1.457 Lulusan IPDN Ke Berbagai Daerah

loading...
Kemendagri Sebar 1.457 Lulusan IPDN Ke Berbagai Daerah
Sebanyak 1.242 orang lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri ke seluruh daerah. Foto/Istimewa
A+ A-
JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan menempatkan 1.242 orang lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) ke seluruh daerah.

Melalui penempatan lintas provinsi, lulusan IPDN diharapkan menjadi perekat Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Di sisi lain, kebijakan itu juga untuk membantu pelaksanaan tuga di pemerintah daerah. Dengan demikian diharapkan pemerataan pembangunan dapat terwujud.



“Kami melakukan rapat koordinasi untuk persiapan penempatan lulusan IPDN di lintas provinsi di seluruh Indonesia, tujuannya untuk membantu pemerintah daerah,” ujar Sekretaris Jenderal Kemendagri, Hadi Prabowo melalui siaran persnya, Senin (22/7/2019).

Kebijakan penempatan lulusan IPDN secara lintas provinsi telah terjadi dari tahun ke tahun dengan jumlah lulusan lebih dari 1.000 orang setiap tahunnya.

Angkatan XXIII sebanyak 1.921 merupakan lulusan pertama yang ditempatkan di lintas provinsi. Lalu lulusan angkatan XXIV dengan jumlah 2.014 orang juga ditempatkan lintas provinsi.



Sementara itu, pada tahun ini sebanyak 1.457 lulusan angkatan XXV ditempatkan di lintas provinsi dengan alokasi 1.242 orang ditempatkan di instansi daerah dan 215 orang ditempatkan di instansi pusat.




“Ada sejumlah kriteria penempatan tugas lulusan IPDN. Dari mulai IPK, permintaan dan kebutuhan, keterwakilan provinsi, jurusan dan program studi, kondisi sosiokultural hingga anggaran belanja pegawai setiap instansi,” tuturnya.


Di menjelaskan, Kemendagri akan memfasilitasi penempatan lulusan-lulusan sekolah kedinasan tersebut. Rencanannya, masing-masing lulusan akan tiba di provinsi penugasan pada 31 Juli ini.

“Apabila lulusan IPDN Angkatan XXV Tahun 2018 telah memenuhi syarat jabatan dan kepangkatan, diprioritaskan untuk diusulkan menduduki jabatan struktural yang sesuai kompetensi dan kebutuhan pemerintah daerah,” katanya.

Hadi menambahkan, penempatan lulusan IPDN sebagai bentuk untuk menghadapi persaingan global yang menuntut perubahan, kecepatan, penuh risiko dan kompleksitas, penuh kejutan dan jauh dari kalkulasi atau perhitungan.

“Penempatan lulusan IPDN yang merupakan kader revolusi mental diharapkan mempu menjawab tantangan tersebut dalam reformasi dan birokrasi di lingkungan penempatannya masing-masing,” tuturnya.
(dam)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak