alexametrics

Empat Alasan Kenapa Jokowi Perlu Angkat Menteri Kalangan Milenial

loading...
Empat Alasan Kenapa Jokowi Perlu Angkat Menteri Kalangan Milenial
Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia, Ali Rifan dalam jumpa pers hasil survei bertajuk 'Berebut Menteri Milenial, Siapa Paling Potensial?' di Hotel Alia Cikini, Jakarta, Minggu (21/7). Foto/SINDOnews/Rakhmatulloh
A+ A-
JAKARTA - Lembaga Arus Survei Indonesia telah merilis puluhan nama kategori kelompok milenial yang dianggap pantas mengisi deretan Menteri Kabinet Presiden Jokowi pada periode kedua nanti. Dari rilis yang dikeluarkan itu, terdapat 10 nama milenial dari kekuatan partai politik dan juga 10 nama unsur profesional.

Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia, Ali Rif'an mengatakan, ada empat alasan yang mendasari kenapa Jokowi sebagai Presiden terpilih perlu mengangkat menteri dari kalangan milenial.

"Pertama, untuk merespon gelombang kepemimpinan milenial global, kedua, untuk menjawab tantangan global dan revolusi industri 4.0, ketiga, menjawab tantangan inovasi, keempat, menghadapi bonus demografi dengan mempersiapkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang kompetitif," kata Ali dalam rilis survei di Hotel Alia Cikini, Jakarta, Minggu (21/7/2019)



Ali menuturkan, nama calon menteri kalangan milenial tersebut dinilai berdasarkan lima aspek; integritas dan rekam jejak, kompetensi dan kapabilitas, inovasi dan kreativitas, komunikasi publik dan pengaruh sosial, aspek manajerial dan kemampuan memimpin.

Menurutnya, tim pakar yang menilai berasal dari kalangan akademisi, jurnalis, pengamat, politikus, pengusaha muda, ormas, tokoh masyarakat, kalangan profesional, sampai praktisi pemerintahan. Pakar melakukan analisis media dari April sampai Juli 2019.

"Calon menteri milenial disebut potensial jika selain punya kompetensi, dia juga punya sokongan dari partai politik atau organisasi masyarakat (ormas) atau organisasi relawan atau punya kedekatan khusus dengan Jokowi-Ma'ruf," ujar Ali menandaskan.
(pur)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak