alexametrics

Jokowi Anggarkan Rp10 T, TKN Yakin Program Kartu Prakerja Berhasil

loading...
Jokowi Anggarkan Rp10 T, TKN Yakin Program Kartu Prakerja Berhasil
Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) berencana menganggarkan tunjangan Rp10 triliun dalam program Kartu Prakerja. Foto/SINDOphoto
A+ A-
JAKARTA - Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) berencana menganggarkan tunjangan Rp10 triliun dalam program Kartu Prakerja. Program ini disiapkan sesuai dengan janji Jokowi sebagai Presiden terpilih pada saat kampanye Pilpres 2019 lalu.

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding menganggap Kartu Prakerja akan diberikan kepada lulusan sekolah baik sekolah umum maupun kejuruan yang belum mendapatkan pekerjaan.

"Nah mereka akan diupgrade dengan dibekali skill lewat pelatihan-pelatihan yang disediakan oleh pemerintah. Untuk masuk pelatihan itu menggunakan identitas kartu Prakerja itu," ujar Karding saat dihubungi SINDOnews, Selasa (16/7/2019).



Menurutnya, implementasi dari program Kartu Prakerja cukup bagus dalam menyiapkan para calon pekerja yang memiliki skill dan dibutuhkan sebuah perusahaan. Terlebih, keberadaan mereka dibantu dengan tunjangan yang disiapkan oleh pemerintah.

Karding mengatakan secara teknis program dan rencana pembiayaan akan diatur secara teknis antara Menteri Keuangan dan sejumlah menteri/lembaga terkait seperti Kemenakertrans.

"Itu akan diatur kalau selama dia belum dapat pekerjaan tetapi memang bersungguh-sungguh mengikuti skill, untuk mengikuti pelatihan untuk sekadar bertahan hidup maka dia akan dibantu untuk kebutuhan sehari-hari mereka," jelasnya.

Dalam hal ini, Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengaku yakin bahwa program ini akan berhasil diminati masyarakat dan perusahaan juga berhasil mengurangi angka pengangguran di Indonesia.

"Apakah akan berhasil, saya yakin akan berhasil. Dan pemerintah sebenarnya dalam hal ini Bapak Jokowi ingin melakukan itu artinya kemampuan keuangan negara juga sudah dihitung. Tinggal nanti yang utuh betul-betul diperbaiki adalah sistem eksekusi dan sistem pengawasan pelaksanaan secara teknis," pungkasnya.
(kri)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak