alexametrics

Putra Nababan: Lewat Lembaga Manajemen Talenta, Jokowi Dorong Terobosan

loading...
Putra Nababan: Lewat Lembaga Manajemen Talenta, Jokowi Dorong Terobosan
Politikus PDIP Putra Nababan saat berbicara dalam sebuah acara, beberapa waktu lalu. Foto/Istimewa
A+ A-
JAKARTA - Rencana Joko Widodo (Jokowi) untuk membangun lembaga Manajemen Talenta Indonesia dinilai sebagai hal yang strategis.

Jokowi dinilai memiliki kesadaran tinggi bahwa manusia dalah investasi terbesar dalam sebuah peradaban bangsa.

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Putra Nababan menjelaskan, Jokowi ingin manusia-manusia bertalenta tumbuh di Indonesia.



Menurut dia, hanya manusia bertalenta yang memiliki spirit terobosan, hingga kemudian bisa memajukan negeri ini.

"Rencana itu terkait keinginan Pak Jokowi mencari sebuah model baru, cara baru, nilai-nilai baru dalam mencari solusi dari setiap masalah dengan inovasi-inovasi. Sesuai dengan isi awal pidato beliau, Visi Indonesia," tutur Putra dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, Senin (15/7/2019).

Seperti diketahui, Presiden terpilih 2019-2024, Jokowi menekankan pentingnya untuk membangun lembaga Manajemen Talenta Indonesia. Hal itu disampaikan dalam pidatonya dalam acara bertajuk Visi Indonesia, Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu 14 Juli 2019.

Saat itu Jokowi memaparkan akan mengidentifikasi, memfasilitasi, serta memberikan dukungan pendidikan dan pengembangan diri bagi talenta-talenta Indonesia.

"Kita akan menyiapkan lembaga khusus yang mengurus manajemen talenta ini. Kita akan mengelola talenta-talenta hebat yang bisa membawa negara ini bersaing secara global," tuturnya.

Putra melanjutkan, gagasan itu didasari atas kesadaran Jokowi bahwa di Indonesia tidak sedikit orang yang bekerja dengan mentalitas karyawan. Baik itu di birokrasi pemerintahan maupun perusahaan swasta.

Mentalitas karyawan yang dimaksud Putra adalah kerja pas-pasan dan minim terobosan.

"Pak Jokowi merasakan betul hal itu sejak beliau memimpin Solo, DKI Jakarta hingga kemudian menjadi Presiden RI. Oleh sebab itu, melalui lembaga manajemen talenta Indonesia, beliau ingin ada lompatan atau terobosan dalam mentalitas manusia Indonesia," ungkapnya.

Menurut dia, Jokowi ingin manusia-manusia bertalenta tumbuh di Indonesia. Baginya hanya manusia-manusia bertalenta yang punya spirit terobosan, hingga kemudian bisa memajukan negeri ini.

"Rencana tersebut terkait dengan keinginan Pak Jokowi mencari sebuah model baru, cara baru, nilai-nilai baru dalam mencari solusi dari setiap masalah dengan inovasi-inovasi. Sesuai dengan isi awal pidato beliau, Visi Indonesia," tuturnya.

Putra pun mengingatkan, berdasarkan indeks yang dirilis oleh World Economic Forum (WEF), Indonesia berada pada posisi ke 45 dari 140 negara dalam indeks daya saing global atau Global Competitiveness Index pada 2018.

Kemudian pada laporan Global Talent Competitiveness Index 2019, Indonesia tercatat berada di peringkat 67 dari 125 negara di dunia.

Untuk itu dikatakannya perlu upaya serius dalam membangun manusia-manusia bertalenta di Indonesia.

"Oleh karena itu juga, pada 2017 saya dan kawan-kawan membentuk platform digital Idtalent untuk turut menemukan manusia-manusia bertalenta di negeri ini. Saya juga sudah mendatangi lebih dari 50 kampus untuk menyuarakan gerakan talent," tuturnya.
(dam)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak