alexametrics

KPU Siapkan Bukti Berkas Lebih dari 100 Kontainer Boks

loading...
KPU Siapkan Bukti Berkas Lebih dari 100 Kontainer Boks
Komisoner KPU, Hasyim Asy'ari menyatakan pihaknya telah menyiapkan lebih dari 100 kontainer boks berkas alat bukti untuk mendalilkan jawaban sebagai pihak Termohon dari sidang sengketa Pileg 2019 di MK. Foto/SINDOphoto
A+ A-
JAKARTA - Komisoner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Hasyim Asy'ari menyatakan pihaknya telah menyiapkan lebih dari 100 kontainer boks berkas alat bukti untuk mendalilkan jawaban sebagai pihak Termohon dari sidang sengketa Pileg 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK).

"Lebih dari 100 kontainer ya, kontainer maksudnya boks dokumen. Karena tergantung dari daerah yan digugat, yang paling banyak digugat itu Papua, mau enggak mau dokumen yang disiapkan lebih banyak dibanding dengan daerah lain," ujarnya di Gedung MK, Jakarta, Senin (15/7/2019).

Begitupun dengan provinsi dimana yang menggugat hampir seluruh parpol walaupun tingkatannya macam-macam, baik DPR RI, DPRD Provinsi atau DPRD Kab/Kota. Maka dokumen yang disiapkan lebih banyak dibanding yang lain.



"Tapi untuk perinciannya berapa banyak dokumen kami tidak bisa memastikan karena masih diberi kesempatan untuk perbaikan alat bukti, masih mungkin berkembang lagi alat bukti berupa dokumen ya. Untuk alat bukti berupa saksi nanti lihat situasi pemeriksaan ke depan, bagaimana strategi KPU atau menyiapkan saski," jelasnya.

Dalam sidang hari ini, Hasyim memprediksi panel kedua akan memakan waktu lebih lama dibanding panel sidang pertama dan ketiga.

"Kalau kita lihat panelnya, panel 2 Papua dan Jawa Tengah, agenda paling lama ini, panel 1 dan 3 hanya dua kali sidang pagi ini dan nanti siang, kemudian untuk panel 2 dijadwalkan samapi malam," paparnya.

Panel kedua memeriksa dua provinsi, Papua dan Jateng. Untuk Papua ada 17 pemohon, 16 pemohon partai dan 1 DPD dan Jateng ada 7 pemohon, 6 partai dan 1 DPD. Jumlah Perkara yg diperiksa 24 perkara.
(kri)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak