alexametrics

Sebelum Berpidato, Jokowi Bertemu Ketum dan Sekjen Parpol Koalisi

loading...
Sebelum Berpidato, Jokowi Bertemu Ketum dan Sekjen Parpol Koalisi
Presiden Jokowi akan memberikan pidato kebangsaan dalam acara Visi Indonesia di Sentul International Convention Center (SICC) Bogor, Minggu (14/7/2019) malam. Foto/SINDOnews.
A+ A-
BOGOR - Wakil Ketua TKN Arsul Sani mengungkapkan presiden terpilih Jokowi akan menggelar pertemuan singkat dengan para ketua partai dan sekretaris jenderal partai politik (parpol) koalisi sebelum berpidato dalam acara Visi Indonesia di Sentul Internasional Convention Center (SICC) Bogor, Minggu (14/7/2019).

"Nanti sebelum acara dimulai, sebelum Pak Jokowi menyampaikan pidato beliau, karena pada acara ini juga hadir para ketum parpol, juga para sekjen tidak tertutup kemungkinan sebetulnya juga akan ada pertemuan singkat dululah tentang ya tentu Pak Jokowi akan menyampaikan apa yang menjadi keinginan-keinginannya beliau supaya pemerintahannya lancar dapat dukungan politik yang kuat dan sebagainya," ujarnya dilokasi.

Arsul juga belum bisa memastikan apakah yang akan disampaikan Jokowi nanti pada saat pertemuan dengan Ketum dan Sekjen Parpol Koalisi. "Apakah nanti Pak Jokowi akan menyampaikan pikirian beliau misalnya soal koalisi pemerintahan ke depan atau tidak ya nanti kita tunggu dulu," jelasnya.



Berdasarkan pantauan Sindonews di lokasi, pimpinan TKN Jokowi-Ma'ruf sudah hadir di SICC. Di antaranya Juru Bicara TKN Arya Sinulingga, Bendahara TKN Sakti Wahyu Trenggono, Wakil Ketua TKN Abdul Kadir Karding dan Arsul Sani, Sekretaris Jenderal TKN Ahmad Rofiq dan sebagainya.Hadir pula Wakil Direktur Saksi TKN Lukman Edy.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ketua umum parpol pendukung paslon 01 dijadwalkan hadir. Sementara itu, puluhan ribu pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin juga telah memadati SICC untuk menanti pidato Jokowi.
(sco)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak