alexametrics

Erick Thohir: Pertemuan Prabowo-Jokowi Bisa Jadi Contoh Negara Lain

loading...
Erick Thohir: Pertemuan Prabowo-Jokowi Bisa Jadi Contoh Negara Lain
Presiden Jokowi bertemu Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan.Foto/Eko Purwanto.
A+ A-
JAKARTA - Pertemuan antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto tadi dinilai bisa memberikan contoh yang baik bagi Indonesia, maupun negara lain. Sebab, pertemuan kedua tokoh yang bertarung pada Pilpres 2019 itu membuktikan bahwa demokrasi Indonesia sudah dewasa.

"Ya saya rasa pertemuan dua pimpinan nasional, presiden terpilih Jokowi dan Prabowo adalah hal yang positif, dimana bisa memberikan contoh yang baik, tidak hanya di Indonesia tapi di negara lain lho. Bagaimana Indonesia ini demokrasinya itu sudah dewasa," ujar Ketua Tim Kampanye Nasional Joko Widodo (Jokowi) - KH Ma'ruf Amin, Erick Thohir usai acara Young Penting Indonesia Future Leader ia Coming yang digelar Gerakan Milenial Indonesia (GMI) dan Kita Satu di Kemang Village, Jakarta Selatan, Sabtu (13/7/2019) sore.

Dia mengatakan, pemilu yang sangat rumit telah dilaksanakan mengingat, penyelenggaraan pilpres maupun pileg digelar secara bersamaan. "Diakui oleh banyak negara hasilnya baik. Alhamdulillah kedua tokoh bisa bertemu hari ini," katanya.



Menurut Erick, pertemuan Prabowo Subianto dengan Presiden Jokowi tadi merupakan sangat spesial. "Kalau orang-orang di gedung mewah, di tempat yang tidak terjangkau oleh rakyat, tapi ini ketemunya di kereta MRT. Dan dimana itu merupakan simbol juga dari pembangunan di Indonesia. Saya rasa sangat positif," ujarnya.

Seperti diketahui, pertemuan Prabowo Subianto dengan Presiden Jokowi tadi pagi dimulai dari Stasiun MRT Lebak Bulus. Mereka kemudian turun di Stasiun MRT Senayan. Lalu, makan siang bersama di FX Senayan.
(sco)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak