alexametrics

Tim Hukum 02 Sebut Semua Unsur Kecurangan Sudah Dibuktikan di MK

loading...
Tim Hukum 02 Sebut Semua Unsur Kecurangan Sudah Dibuktikan di MK
Kuasa Hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyebutkan semua unsur kecurangan sudah dibuktikan pada sidang sengketa hasil Pilpres 2019 di MK. Foto/Ilustrasi/SINDOphoto
A+ A-
JAKARTA - Kuasa Hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyebutkan semua unsur kecurangan sudah dibuktikan pada sidang sengketa hasil Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK). Anggota Tim Hukum Prabowo-Sandi, Lutfi Yazid mengatakan kepercayaan masyarakat terkait keputusan MK besok dibutuhkan saat ini.

Sebab, keputusan apapun yang diambil MK jika tidak ada dukungan publik maka diyakini akan menjadi persoalan tersendiri ke depannya. "Ada unsur-unsur kecurangan dan itu sudah kita buktikan dalam persidangan. Jika disahkan kecurangannya itu, maka putusan MK pun menjadi persoalan. Kenapa yang kita butuhkan itu adalah publik trust," ujar Lutfi Yazid dalam diskusi bertajuk Apakah Kecurangan Disahkan di Media Center Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (26/6/2019).

Sebab, kata dia, pemerintah akan bermasalah dalam perjalanannya jika tidak mendapatkan dukungan masyarakat. Untuk itu, MK harus cermat dan teliti dalam membuat keputusan dengan melihat fakta secara utuh.



"Jadi kebenaran ya full, begitu juga tidak ada salah yang hanya setengah. Jadi apa yang dibilang oleh Blogger Ferry Mursyidan Baldan bahwa KPU amburadul itu benar adanya," katanya.

Dia melanjutkan bukti KPU amburadul adalah penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada 21 Mei 2019. Padahal, seharusnya sebelum Pemilu 17 April.

"DPT aja ditetapkan oleh KPU 21 Mei 2019, itu kan artinya sudah selesai pelaksanaan Pemilu," ungkapnya.

Dia mengingatkan, proses persidangan sengketa hasil Pilpres 2019 dipantau oleh masyarakat termasuk saat proses tahapan pilpres. Maka itu, MK sebagai lembaga terakhir menegakkan keadilan dan konstitusi rakyat diminta cermat melihat semua bukti kecurangan yang sudah disampaikan.

"Semua proses ini dipantau dan dikontrol oleh publik. Semuanya menyaksikan dan kita juga sudah menyampaikan keyakinan kita, kebenaran yang kita yakini di dalam sebuah persidangan dan itu menjadi sebuah fakta persidangan," pungkasnya.
(kri)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak