alexametrics

Mendagri Minta Tambahan Anggaran Rp1,9 T untuk 2020

loading...
Mendagri Minta Tambahan Anggaran Rp1,9 T untuk 2020
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo meminta tambahan anggaran sebesar Rp1,9 triliun dalam pembahasan Rancangan Kerja Anggaran (RKA) 2020 di Komisi II DPR. Foto/SINDOphoto
A+ A-
JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo meminta tambahan anggaran sebesar Rp1,9 triliun dalam pembahasan Rancangan Kerja Anggaran (RKA) 2020 di Komisi II DPR. Pasalnya, Kemendagri hanya mendapatkan pagu indikatif sebesar Rp3,4 triliun yang disetujui oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Badan Perencanaan Nasional (Bappenas).

"Total kebutuhan anggaran Kemendagri untuk tahun 2020 adalah sebesar Rp1.911.272.940.000," ujar Mendagri Tjahjo Kumolo dalam Rapat Kerja (Raker) di Ruang Rapat Komisi II DPR, Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (20/6).

Tjahjo merinci tambahan itu di antaranya untuk belanja pegawai di lingkungan Kemendagri yakni, kenaikan tunjangan kinerja (Tukin) 80% sebesar Rp96,12 miliar; penyesuaian kelas jabatan sebesar Rp24,92 miliar dan THR (tunjangan hari raya) sebesar Rp52,92 miliar.



"Kami terus melakukan evaluasi untuk mendapatkan penyerapan anggaran yang maksimal," kata politikus PDIP itu.

Sementara itu, dalam kesimpulan Raker Komisi II DPR akan mempertimbangkan dan membahas kembali dalam rapat anggaran selanjutnya terkait pagu indikatif serta tambahan anggaran yang diajukan oleh Kemendagri.

"Komisi II DPR telah menerima penjelasan terkait pagu indikatif RAPBN tahun 2020 Kemendagri sebesar Rp3.405.051.729.000. Komisi II akan membahasnya secara mendalam pada Rapat Pembahasan RAPBN 2020 selanjutnya," ujar Wakil Ketua Komisi II DPR Herman Khaeron membacakan simpulan raker.

"Komisi II DPR menerima penjelasan usulan tambahan anggaran yang diajukan oleh Kemendagri sebesar Rp1.911.272.940.000,-, dan akan membahas lebih lanjut pada Rapat Pembahasan RAPBN tahun 2020 selanjutnya," tambahnya.
(kri)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak