alexametrics

Saksi Kedua Prabowo-Sandi Juga Ungkap TPS Bermasalah di Sulsel

loading...
Saksi Kedua Prabowo-Sandi Juga Ungkap TPS Bermasalah di Sulsel
Saksi kedua yang dihadirkan Kubu Prabowo-Sandi, Idham Amiruddin menyebut TPS di Sulawesi bermasalah karena terindikasi terjadi rekayasa NIK. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Saksi kedua yang dihadirkan Kubu Prabowo-Sandi dalam lanjutan sidang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pilpres 2019, Idham Amiruddin menyebut tempat pemungutan suara (TPS) di Sulawesi bermasalah karena terindikasi terjadi rekayasa Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Idham mengungkapkan TPS tersebut antara lain di wilayah Enrekang dan Pinrang, Sulawesi Selatan. TPS tersebut diketahui karena berdekatan dengan kediamannya yang berada di Biringkanaya, Makasar, Sulawesi Selatan.

"Kalau tidak salah cuma 6 TPS (di Biringkanaya) yang benar yang lain tidak benar," ujar Idham dalam persidangan di MK, Jakarta, Rabu (19/6/2019).



Idham juga mengungkapkan dirinya sempat melihat secara langsung tindak kecurangan saat dirinya mengunjungi salah satu TPS ketika akan mencari sampel data rusak.

"Pada saat pemungutan suara saya coba sample data rusak dan saya cocokkan dengan data DPT yang tertempel di TPS. Saya temukan, tidak dicoret tapi ada yang mencoblos tapi saya minta KTP orang itu untuk mencocokkan element data diberikan tapi saat dikode Pak RT tidak diberikan," ungkapnya.

Menanggapi itu, Kuasa Hukum Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ali Nurdin menanyakan terkait pengetahuan saksi mengenai siapa pasangan calon presiden dan wakil presiden yang menang di dua TPS tersebut. Idham pun tak mengetahui siapa capres-cawapres pemenang di daerah itu.

"Bapak tau tidak kalau di Enrekang 02 mendapatkan suara 72 persen. Di Pinrang 02 mendapat 61 persen?" tanya Ali.

"Ya, saya tidak tahu," kata Idham.
(kri)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak