alexametrics

Tim Hukum 01 Tuding Kubu Prabowo-Sandi Miskin Alat Bukti

loading...
Tim Hukum 01 Tuding Kubu Prabowo-Sandi Miskin Alat Bukti
Ketua Tim Kuasa Hukum Jokowi-Ma'ruf Amin, Yusril Ihza Mahendra menganggap permintaan majelis hakim agar pemohon Kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno membereskan alat bukti persoalan serius. Foto/SINDOphoto
A+ A-
JAKARTA - Ketua Tim Kuasa Hukum Jokowi-Ma'ruf Amin, Yusril Ihza Mahendra menganggap permintaan majelis hakim agar pemohon Kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno membereskan alat bukti persoalan serius.

Menurut Yusril, alat bukti pemohon yang diangkut beberapa truk yang tertuang dalam alat bukti P-155 ternyata tidak ada barangnya. Sehingga, pemohon harus menarik kembali alat bukti mereka.

"Ternyata dari alat-alat bukti yang dihadirkan dalam kontener tadi banyak yang belum disusun dalam alat bukti," ujar Yusril di Gedung MK, Jakarta, Rabu (19/6/2019).



Menurut Yusril, sejatinya seluruh alat bukti yang akan dihadirkan dalam persidangan tersusun rapi dan sudah diberikan nomor yang bermaterai. Namun hingga hakim meminta menghadirkan bukti yang terkait dengan keterangan saksi ternyata belum tersusun rapi.

"Jadi belum pernah terjadi saya selama bersidang di pengadilan, alat bukti berantakan seperti ini, tidak jelas seperti itu. Padahal kadang-kadang kalau perkara pidana itu bisa disusun sampai 2 meter tinggi nya itu alat bukti, disusun rapi," tuturnya.

Maka itu, kata Yusril, pihaknya mengamini pendapat sejumlah pengamat tata negara seperti Mahfud MD yang menyebut bahwa permohonan di Mahkamah Konstitusi (MK) dalam pilpres sekarang sangat miskin alat bukti.

"Nah tadi sudah diputuskan oleh majelis hakim sampai jam 12. Kalau sampai jam 12 tidak sampai berarti bahwa tidak bisa dijadikan sebagai barang bukti di persidangan," pungkasnya.
(kri)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak