alexametrics

Tim Hukum Prabowo-Sandi Bantah Tak Kantongi Bukti P-155

loading...
Tim Hukum Prabowo-Sandi Bantah Tak Kantongi Bukti P-155
Tim Kuasa Hukum Prabowo-Sandi, Teuku Nasrullah (tengah) pun membantah tidak mengantongi bukti P-155. Foto/SINDOp
A+ A-
JAKARTA - Hakim Konstitusi, Enny Nurbaningsih meminta bukti bernomor P-155 mengenai daftar pemilih tetap (DPT) 17,5 juta yang dinarasikan bermasalah oleh Saksi Fakta Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Agus Maksum. Namun, Kuasa Hukum Prabowo-Sandi meminta waktu lantaran bukti tersebut sedang melengkapi bukti lain yang belum diverifikasi.

"Pak Zulfadhli dan Dorel sedang melengkapi data," ujar Tim Hukum Prabowo-Sandi, Luthfi Yazid dalam sidang sengketa hasil Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK), Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (19/6/2019).

Sementara itu, Tim Kuasa Hukum Prabowo-Sandi, Teuku Nasrullah pun membantah tidak mengantongi bukti P-155. "Bukti itu bukan enggak ada. Ada sudah kami sampaikan ke sini, tetapi karena percepatan waktu yang begitu dahsyat, anda tahu fotokopi saja berapa truk yang harus difotokopi sementara di semua fotokopi di Jakarta di sebagian fotokopi-fotokopi yang orang tahu ini daerah fotokopi semua juga ikut berfotokopi," ujar Nasrullah disela sidang.



"Sehingga kadang-kadang begitu kami ke sini tidak bisa, kadang-kadang kami ambil fotokopi yang kecil-kecil pun tapi kecepatan fotokopi kan terbatas," tambah Nasrullah.

Dia pun tak setuju jika pihaknya dianggap tidak siap dalam menyerahkan bukti tersebut. "Bukan tidak siap, maaf ya, bukan tidak siap, ini karena ada keadaan fotokopi saja, seluruh Jakarta itu kami babak belur mengejar waktu itu, karena Anda ingat loh bukan sedikit, jutaan fotokopi harus dilakukan dalam waktu tiga hari ini antara tim 01 pihak terkait termohon dan 02," katanya.
(kri)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak