alexametrics

Bertemu Pansel Capim KPK, Ini Pesan Jokowi

loading...
Bertemu Pansel Capim KPK, Ini Pesan Jokowi
Presiden Jokowi berbincang dengan Panitia Seleksi Calon Pimpinan KPK di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (17/6/2019). Foto/setkab.go.id
A+ A-
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Pansel Capim KPK) untuk menjaga amanah yang telah diberikan.

Jokowi mengharapkan capim KPK memiliki integritas dan kompetensi yang baik. Harapan itu disampaikan Jokowi saat bertemu ketua dan anggota Tim Pansel Capim KPK di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (17/6/2019). Pertemuan berlangsung selama satu jam.

“Presiden kemudian menyampaikan komitmen atas pencegahan dan pemberantasan korupsi, terutama sekarang sekarang sampai empat tahun ke depan terutama setelah komisioner baru terbentuk. Yang paling penting juga Presiden meminta kepada kami mengemban amanah dengan baik dan menghasilkan komisioner yang baik,” kata Ketua Pansel Capim KPK, Yenti Garnarsih di Kantor Presiden, Senin (17/06/2019).



Dia memahami permintaan Presiden karena peran pimpinan KPK sangat penting dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi di Indonesia.

“Kami tadi membahas berbagai permasalahan-permasalahan dalam dinamika pemberantasan pencegahan korupsi selama empat tahun ini. Presiden sangat mendalami, memahami, dan mengikuti dinamika yang ada. Kemudian yang paling penting adalah presiden menyerahkan sepenuhnya kepada pansel,” tuturnya.

Hal senada juga diungkapkan Anggota Pansel Capim KPK, Al Araf. Menurut dia, dalam pertemuan tersebut, Presiden menegaskan komitmennya terhadap pemberantasan korupsi. Presiden berharap pansel dapat memilin capim yang ideal.

“Dalam agenda pemberantasan korupsi, Presiden menganggap penindakan penting, namun fungsi pencegahan juga perlu didorong. Mudah-mudahan sistem pemberantasan korupsi bisa lebih baik di masa mendatang,” tuturnya
(dam)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak