alexametrics

Gelar Halal Bihalal, Muhammadiyah Ingin Rajut Kebersamaan

loading...
Gelar Halal Bihalal, Muhammadiyah Ingin Rajut Kebersamaan
Sekretaris Jenderal PP Muhammadiyah, Abdul Mu'ti berbicara saat acara Halal Bihalal di Kantor PP Muhammadiyah, Jakarta, Senin (17/6/2019). Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menggelar kegiatan halal bihalal Idul Fitri 1440 Hijriah di Kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Jakarta, Senin (17/9/2019).

Halal bihalal dihadiri jajaran pimpinan pusat hingga organisasi di bawah naungan Muhammadiyah.

Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu'ti mengatakan lembaganya tidak mengetahui secara persis pertama kali munculnya tradisi halal bihalal di Indonesia.



"Karena ada temAn saya dari NU mengatakan halal bihalal itu katanya yang menyelenggarakan Nu. Ketika ada krisis politik tahun 48 kemudian Pak Kiai Wahab Chasbulloh (tokoh NU) menyampaikan usul kepada Bung Karno supaya diadakan halal bihalal," ungkap Mu'ti dalam sambutannya di Kantor PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta, Senin (17/6/2019).

Atas dasar hal tersebut, Mu'ti meminta semua pihak memeriksa dan menggali tentang dokumen sejarah mengenai halal bihalal.

Namun, Mu'ti menganggapnya sebagai tradisi baik yang sudah milik masyarakat dan umat Islam di Indonesia.

"Karena ini sudah jadi milik indonesia, dan silaturahim halal bihalal atau silaturahim Idul Fitri ini kita selenggarakan sebagai satu ikhitiar kita untuk bersama-sama saling memaafkan, merajut kerukunan kebersamaan di antara kita, dan saya mewakili pp muhammdiyah dan lebih tepatnya sebagai panitia menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya, mohon maaf lahir dan bathin," tuturnya.
(dam)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak