alexametrics

Perkuat Pengembangan Pendidikan Islam, Menag Temui Rektor di Eropa

loading...
Perkuat Pengembangan Pendidikan Islam, Menag Temui Rektor di Eropa
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin (kiri) sebelum berangkat ke Eropa untuk bertemu dengan sejumlah rektor di Prancis. FOTO/IST
A+ A-
JAKARTA - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin bertolak ke Eropa untuk bertemu dengan sejumlah rektor perguruan tinggi di Prancis yang telah menjalin kerja sama untuk penguatan program 5.000 doktor luar negeri. Kunjungan ini bertujuan untuk membahas penguatan sinergi pengembangan pendidikan Islam di Indonesia.

Menag tidak sendiri. Dia didampingi Dirjen Pendidikan Islam Kemenag Kamaruddin Amin, Ketua PMU Doktor Luar Negeri, Yeniratna; PIC untuk Doktor Dalam Negeri, M Adib Abdushomad; serta koordinator PMU bagian kerja sama luar negeri dan Eropa, Salamah A.

"Menag akan memimpin delegasi untuk bertemu dengan otoritas pengelola pendidikan tinggi di Prancis," kata Kamaruddin Amin sebelum bertolak ke Eropa di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Minggu (16/6/2019) malam.



Menurutnya, delegasi akan bertemu dengan beberapa rektor kampus di Perancis yang telah menjalin kerja sama untuk penguatan program 5.000 Doktor Luar Negeri. Delegasi akan berdiskusi guna mengoptimalkan sinergi untuk memajukan Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI), utamanya dalam penguatan program 5.000 Doktor di universitas dalam negeri atau pun di luar negeri.

"Program ini diluncurkan pada akhir Desember tahun 2014 oleh Presiden Joko Widodo. Kini telah banyak alumni dari universitas luar negeri, salah satunya adalah Belanda," katanya.

Untuk memperkuat kerja sama perguruan tinggi, lanjut Kamaruddin, kini Kementerian Agama tidak saja fokus pada aspek pemberian beasiswa, tapi meminta adanya perluasan ke beberapa bidang lain yang akan bermanfaat untuk menjaga keberlangsungan kerja sama. Bidang dimaksud antara lain dalam kerja sama riset, halal certification, dan lainnya.

Dari Prancis, lanjut Kamaruddin, delegasi akan bertolak ke Belanda. Di Negeri Kincir Angin tersebut, Menag dijadwalkan menjadi pembicara kunci pada International Conference di Redboud University Nijmegen Belanda.

"Menag akan sampaikan Keynote Speech dalam Konferensi Internasional yang diselenggarakan PCI NU Belanda," tutur Kamaruddin.

Konferensi ini mengusung tema "Seeking the Middle Path (al-Wasathiyya); Articulation of Moderate Islam". "Menag akan berbicara tentang Pengarusutamaan Moderasi Beragama: Pengalaman Indonesia," katanya. Menag dan rombongan dijadwalkan kembali ke Tanah Air pada 21 Juni 2019.
(amm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak