alexametrics

Polisi dan TNI Gelar Apel Kesiapan Pengamanan Sidang Gugatan Pilpres

loading...
Polisi dan TNI Gelar Apel Kesiapan Pengamanan Sidang Gugatan Pilpres
Ratusan personel TNI, Polri, dan Pemprov DKI Jakarta menggelar Apel Konsolidasi Ketupat Jaya 2019 dan Kesiapan PAM Sidang PHPU di MK di Monas, Gambir, Jakarta Pusat. Foto/Ilustrasi/SINDOphoto
A+ A-
JAKARTA - Ratusan personel TNI, Polri, dan Pemprov DKI Jakarta menggelar Apel Konsolidasi Ketupat Jaya 2019 dan Kesiapan PAM Sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK) di Monas, Gambir, Jakarta Pusat.

Apel itu dihadiri Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono, Pangdam Jaya TNI Mayjen Eko Margiyono, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan Menteri Kesehatan Nila F Moeloek.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Gatot Eddy mengatakan aparat TNI-Polri dan pihak terkait mampu memberikan yang terbaik bagi keamanan warga DKI Jakarta dan sekitarnya. Bahkan, kebutuhan masyarakat yakni sembako dinyatakan relatif stabil dalam operasi ketupat itu.



"Ada beberapa indokatornya pertama di DKI dan sekitarnya stabilnya harga bahan pokok dan menurunnya angka kriminalitas," ujarnya di Monas, Jakarta, Kamis (13/6/2019).

Pihaknya, kata dia, meminta seluruh jajaran agar tetap bersiap untuk melakukan pengamanan di MK. Adapun Apel ini merupakan wujud keberhasilan Operasi Ketupat sekaligus persiapan pengamanan menjelang sidang.

"Selain Apel Konsolidasi Ketupat Jaya juga Apel kesiapan pengamanan sidang PHPU di Mahkamah Konsititusi. Apel diharapkan jadi sarana konsilidasi untuk mengecek sejauh mana kesiapan personel dan peralatan yang akan dilakukan untuk pengamanan tersebut," tuturnya

Semua jajaran TNI-Polri dan pihak terkait pun diminta tak menjadi provokator dan terprovokasi oleh isu dan berita hoaks yang beredar, dan bisa memecah belah.
(kri)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak