alexametrics

Kapolri Sebut Kamtibmas Relatif Aman dan Arus Mudik Lancar Lebaran 2019

loading...
Kapolri Sebut Kamtibmas Relatif Aman dan Arus Mudik Lancar Lebaran 2019
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian saat memberi pernyataan pers soal situasi kamtibmas dan arus mudik Lebaran 2019. Foto/iNews.id
A+ A-
JAKARTA - Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengatakan situasi Indonesia secara umum berlangsung aman selama masa Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah. Hal itu disampaikannya seusai bersilaturahmi di kediaman Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat.

"Saya sampaikan situasi secara umum kamtibmas seluruh Indonesia selama seminggu terakhir ini relatif aman. Hanya ada satu kasus ledakan bom yang ada di Kartasura," ujar Tito, Rabu (5/6/2019).

Selain kejadian bom di Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, mantan Kapolda Metro Jaya ini menilai tidak ada kejadian lain yang signifikan terjadi di Indonesia selama lebaran. Sementara soal arus mudik, tahun ini berjalan dengan lancar.



"Karena ada infrastuktur yang bagus Tol Trans Jawa dan Sumatera. Relatif selama 6 hari ini arus mudik semuanya lancar. Kemudian tidak ada kejadian signifikan. Ada juga beberapa kecelakaan lalu lintas. Tetapi dibanding tahun sebelumnya, jumlahnya menurun hampir 50 persen menurun," katanya.

Untuk arus balik Lebaran 2019, Tito mengimbau masyarakat untuk menghindari hari Sabtu-Minggu pada tanggal 8-9 Juni 2019. Kedua hari itu diperkirakan menjadi puncak arus balik.

"Yang bisa Senin, Selasa, Rabu, mungkin ada yang ambil cuti sehingga tidak terjadi puncak arus mudik tapi gelombang saja merata dari hari ke hari. Kalaupun Sabtu-Minggu terpaksa jangan lupa lengkapi makanan, obat-obatan. Lengkapi juga BBM yang penuh. Kami mungkin akan rekayasa lalin, contraflow maupun one way, paling tidak dari Talikangkung, Semarang sampai Cawang, kami akan berlakukan. Namun semuanya situasional," kata Kapolri.
(kri)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak