alexametrics

Batal Turun ke Jalan, Relawan Jokowi Akan Kumpul di Gedung Joeang

loading...
Batal Turun ke Jalan, Relawan Jokowi Akan Kumpul di Gedung Joeang
Para anggota organisasi relawan pendukung Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Foto/KORAN SINDO/Yan Yusuf
A+ A-
JAKARTA - Sejumlah organisasi relawan pendukung Joko Widodo (Jokowi) yang tergabung dalam Forum Relawan Jokowi sepaoat menjaga suasana tetap kondusif menjelang 22 Mei 2019.

Organisasi relawan pendukung Jokowi di antaranya, Seknas Jokowi, Projo, Relawan Buruh Sahabat Jokowi, Joman, Almishbat, Gojo, KIB, MAPAN, GRI, dan Duta Jokowi.

Ketua Panitia Forum Relawan Jokowi, Andi Gani Nena Wea mengatakan, keputusan membatalkan aksi turun ke jalan merupakan hasil keputusan bersama.



"Untuk menghormati imbauan Kapolri dan Kapolda Metro Jaya untuk menjaga agar situasi kondusif saat penetapan hasil Pilpres 2019," tutur Andi yang juga selaku Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Jakarta, Senin 20 Mei 2019 lalu.

Sebagai pengganti aksinya, Forum Relawan Jokowi memusatkan kegiatan tanggal 22 Mei di Gedung Joeang 45 Menteng, Jakarta Pusat.Di sana mereka akan menggelar doa dan berbuka puasa bersama. "Gedung Joeang 45 Menteng yang memiliki nilai sejarah untuk Bangsa ini juga untuk perjalanan politik Jokowi saat mendaftar sebagai capres di tahun 2014 dan Tahun 2019," ujar dia.
Andi mengimbau seluruh pendukung Jokowi untuk tetap tenang dan memercayakan situasi keamanan kepada Polri dan TNI.

Dia juga mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh pendukung Jokowi yang selalu menunjukkan loyalitas dan semangat juangnya.

"Awalnya massa pendukung Jokowi dari luar Jakarta dalam jumlah sangat besar akan memasuki Jakarta untuk mengawal penetapan hasil pilpres, tetapi dengan pertimbangan kondisi dan situasi politik kami menyarankan kegiatan dukungan dilakukan di tempat masing masing," tuturnya.
(dam)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak