alexametrics

PDIP: Kualitas Demokrasi Tempatkan Rakyat Sumber Kedaulatan Tertinggi

loading...
PDIP: Kualitas Demokrasi Tempatkan Rakyat Sumber Kedaulatan Tertinggi
Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto memberikan orasi dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional yang dilaksanakan di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta, Senin (20/5/2019). Foto/SINDOnews/Rakhmatulloh
A+ A-
JAKARTA - DPP PDIP menggelar 'Mimbar Kebangkitan Nasional' dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional yang dilaksanakan di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta, Senin (20/5/2019). Hadir memberikan orasi antara lain Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto, Politikus PDIP Budiman Sudjatmiko dan Dosen Departemen Politik Unair Airlangga Pribadi.

Dalam orasinya, Hasto menyampaikan bahwa mekanisme pemilu lima tahunan telah menunjukkan kualitas demokrasi yang menempatkan rakyat sebagai sumber kedaulatan tertinggi.

"Setelah pada tanggal 17 April yang lalu kita lihat bagaimana pemilu yang paling kompleks di dunia bisa berjalan dengan aman, bisa berjalan dengan penuh kegembiraan yang menunjukkan partisipasi rakyat yang lebih besar lebih dari 81, 5% dan berpartisipasi secara langsung dalam Pemilu tersebut," ujar Hasto.



Namun, Hasto menyayangkan tentang adanya pihak-pihak yang mengingkari gerakan rakyat yang sudah datang ke TPS-TPS sebagai pemilik kedaulatan rakyat dalam memberikan suara mereka untuk memilih pemimpin yang terbaik.

Menurut Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf Amin itu mereka adalah pihak-pihak yang telah menghasut dan tidak percaya dengan kedaulatan rakyat melalui mekanisme demokrasi.

"Bagaimana mungkin mengatur lebih dari 149 juta mereka yang memilih, di situ dengan sebuah narasi curang. Bagaimana mungkin mereka kemudian membuat gerakan menghasut rakyat dengan narasi curang yang sebenarnya adalah mengingkari rakyat itu sendiri," pungkasnya.
(kri)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak