alexametrics

Warga AS Diingatkan Hati-hati Saat 22 Mei, Begini Tanggapan Bawaslu

loading...
Warga AS Diingatkan Hati-hati Saat 22 Mei, Begini Tanggapan Bawaslu
, Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Rahmat Bagja. Foto/SINDOnews/Raka Dwi Novianto
A+ A-
JAKARTA - Pemerintah Amerika Serikat (AS) melalui kedutaan besarnya di Jakarta mengeluarkan peringatan keamanan bagi warganya yang berada di Indonesia.

Peringatan keamanan menyikapi isu aksi demonstrasi besar yang akan terjadi saat pengumuman hasil resmi penghitungan suara Pemilu 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Menanggapi itu, Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Rahmat Bagja yakin pengumuman hasil pemilu akan berjalan lancar. "Kami beranggapan insya Allah tidak ada masalah yang berarti," ujar Bagja di d'consulate, KH Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Sabtu (18/5/2019).



Bagja justru mengkhawatirkan terjadinya kemacetan parah di sejumlah titik akibat aksi demonstrasi yang kemungkinan digelar oleh berbagai pihak.

"Hanya mungkin kalau ada demonstrasi, ya masalah kemacetan, bukan hal-hal yang tidak diinginkan," katanya.

Sebelumnya, Pemerintah AS melalui kedutaan besarnya di Jakarta memperingatkan warga AS mengenai kemungkinan terjadi aksi demonstrasi di sekitar kantor KPU dan Bawaslu pada 22 Mei nanti.

Sehubungan dengan hal-hal tersebut, Kedutaan Besar AS mengeluarkan imbauan bagi warganya yang ada di Indonesia untuk mengambil sejumlah tindakan, antara lain;

1. Hindari area di mana demonstrasi politik terjadi dan berhati-hati jika berada di sekitar pertemuan besar.
2. Tetap update laporan media tentang peristiwa lokal, waspadai lingkungan sekitar, dan praktikkan kesadaran keamanan pribadi setiap saat.
3. Daftarkan diri dalam Smart Traveler Enrollment Program (STEP) untuk menerima pembaruan keamanan.
4. Ikuti instruksi Konsulat Jenderal AS di Surabaya melalui Twitter dan Facebook dan Kedutaan Besar AS di Jakarta juga melalui Twitter dan Facebook
(dam)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak