alexametrics

Densus Temukan Bahan Bom di Gerai Ponsel Milik Terduga Teroris

loading...
Densus Temukan Bahan Bom di Gerai Ponsel Milik Terduga Teroris
Dalam penggeledahan itu, petugas antiteror tersebut menemukan bahan-bahan untuk membuat peledak. Foto/SINDOnews/Dok
A+ A-
BEKASI - Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri menggeledah sebuah gerai ponsel Wanky Cell di Jalan Muhtar Tabrani, Kelurahan Perwira, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi. Dalam penggeledahan itu, petugas antiteror tersebut menemukan bahan-bahan untuk membuat peledak.

Anggota Densus yang berjumlah tujuh orang dengan senjata lengkap masuk kedalam gerai ponsel tersebut. Bahkan, gerai ponsel tersebut saat ini sudah dipasang garis police line.

"Tadi petugas membawa bahan peledak berupa bubuk di plastik, dan cairan di dalam botol," kata Ketua RT 3/3, Zakaria yang menyaksikan penggeledahan tersebut, Rabu (8/5/2019).



Petugas menemukan bahan peledak itu disimpan diruang bagian belakang. Adapung yang diamankan di antaranya, dua buah bomb pipa besi tidak dilengkapi switching, pupuk booster lengkeng, HCL dalam botol, serbuk putih, dan beberapa cairan di dalam botol ikut diamankan petugas karena mencurigakan.

Zakaria mengatakan, pemilik gerai itu adalah SL, terduga teroris yang ditangkap di wilayah Babelan, Kabupaten Bekasi pada Sabtu dini hari lalu. Namun, digerai tersebut petugas hanya melakukan penggeledahan dan bukan penangkapan.

"Petugas mencari barang bukti, bukan melakukan penangkapan," katanya kepada wartawan.

Sementara aktivitas Densus 88 ini mengundang perhatian warga sejak pukul 17.30 WIB. Sehingga menimbulkan kemacetan di lokasi tersebut. Sebab, pengguna jalan melambatkan kendaraanya untuk melihat lokasi penggeledahan. Hingga kini, Densus 88 masih berjaga di depan dan melakukan penggeledahan.

Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Humas Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota, Erna Ruswing Andari membenarkan penggeledahan tersebut. Namun kata dia, pihak kepolisian Bekasi hanya melakukan pengamanan saja. "Kita hanya sifatnya pengamanan saja, yang berwenang langsung Mabes Polri," katanya singkat.
(maf)
preload video
loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak