alexametrics

Soal Ijtimak Ulama, PBB: Jangan Bangkitkan Emosi dengan Simbol Agama

loading...
Soal Ijtimak Ulama, PBB: Jangan Bangkitkan Emosi dengan Simbol Agama
Ketua Bidang Pemenangan Presiden DPP PBB, Sukmo Harsono . Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Rencana Alumni 212 menggelar pertemuan atau ijtimak ulama ketiga yang akan mengevaluasi hasil Pilpres 2019 menuai reaksi, termasuk dari Partai Bulan Bintang (PBB).

Ketua Bidang Pemenangan Presiden DPP PBB, Sukmo Harsono mengimbau semua pihak menciptakan suasana kondusif dan se pasca Pilpres.

"Narasi-narasi yang dibangun harus bersifat membangun persatuan dan siapa pun pemenang Pilpres kali ini rakyat, kekalahan bukan dijadikan alat untuk memproduksi aksi aksi yang inkonstitusional," tutur Sukmo kepada SINDOnews, Jumat (26/4/2019).



Sukmo mengatakan, beberapa ulama besar dan ormas Islam telah mengimbau agar memercayakan hasil pemilu kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Mahkamah Kontitusi (MK) jika tidak puas dengan hasilnya. Sedangkan dugaan kecurangan bisa dilaporkan kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Menurut dia, secara prinsip setiap warga negara berhak menilai dan mengevaluasi pilpres dan pileg kali ini, demikian juga para ulama. Ijtima ulama diilai sudah selesai dengan menetapkan dan memenangan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sebagai calon presiden-calon wakil presiden.

Sukmo menyarankan kepada pihak-pihak yang selama ini mengatasnamakan ijtimak ulama untuk lebih baik menggunakan wadah lain atau forum lain jika ingin mengkoreksi hasil pemilu.

"Jangan terkesan hanya akan membangun krisis kepercayaan pada penyelanggara pemilu dan berpotensi membangun emosi rakyat dengan simbol-simbol agama," tuturnya.
(dam)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak