alexametrics

Muktamar di Jombang, PBNU Tegaskan Tak Terima Uang KONI

loading...
Muktamar di Jombang, PBNU Tegaskan Tak Terima Uang KONI
Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) bidang Hukum, Hak Asasi Manusia (HAM) dan Perundang-Undangan, Robikin Emhas. Foto/SINDOnews/Dok
A+ A-
JAKARTA - Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) bidang Hukum, Hak Asasi Manusia (HAM) dan Perundang-Undangan, Robikin Emhas mengatakan, pihaknya tidak pernah menerima uang dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) terkait dengan penyelenggaraan muktamar NU di Jombang, Jawa Timur.

"Jangan mengada-ada. Sidang kasus tersebut adalah perkara suap menyuap tahun kemarin, bukan? Lalu apa hubungannya?" kata Robikin, Kamis (25/4/2019).

Selain itu, menurut keterangan saksi Lina, uang Rp300 juta yang dimaksudkan adalah di tahun anggaran 2016. Sedangkan Muktamar Jombang adalah tahun 2015.



"Jadi, dari segi waktu itu tidak make sense. Perlu diketahui, lalu lintas keuangan itu ada mekanisme tersendiri. Tidak semua orang memiliki kewenangan untuk menerima dan mengeluarkan uang, sekalipun dalam suatu kepanitiaan kegiatan. Semua itu untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," ucap Robikin.

Robikin menegaskan, jangan orang mengatasnamakan kepanitiaan tertentu dan membawa-bawa nama NU, lalu NU yang disebut-sebut. Itu bisa menjadi fitnah bagi NU.

"Lagi pula, andai sampean minta sumbangan saya dan saya beri, apakah sampean akan tanya ke saya uang yang disumbangkan asal usulnya dari mana? Sebagai orang timur, saya yakin tidak ada yang melakukan hal itu," jelasnya.

"Saya berharap penegakan hukum bidang korupsi fokus pada upaya pemberantasan korupsi. NU mendukung itu. Jangan ada sikap insinuatif," pungkasnya.
(maf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak