alexametrics

Brimob Ditarik ke Jakarta, Lemkapi Dukung Polri Jaga Keamanan Pasca Pemilu 2019

loading...
Brimob Ditarik ke Jakarta, Lemkapi Dukung Polri Jaga Keamanan Pasca Pemilu 2019
Brimob Polda Jatim latihan perang kota di Shooting House Markas Detasemen B Pelopor, Malang, Rabu (21/11/2018). Demi menjaga keamanan pasca Pemilu 2019, Polri menarik Brimob dari daerah ke Jakarta. Foto/SINDOnews/Yuswantoro
A+ A-
JAKARTA - Demi menjaga keamanan pasca Pemilu 2019, Polri menarik pasukan Brimob di daerah ke Jakarta. Langkah ini diapresiasi positif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi).

"Kami mengajak seluruh elemen bangsa, termasuk TNI/Polri bersama-sama menjaga stabilitas keamanan apalagi Jakarta sebagai barometer. Semua harus kondusif terlebih menjelang pengumuman hasil Pilpres 22 Mei 2019 nanti oleh KPU," kata Direktur Eksekutif Edi Hasibuan dalam keterangan persnya, Kamis (25/4/2019).

Edi mengatakan, sesuai tugasnya TNI/Polri wajib memberikan jaminan kepada seluruh masyarakat bahwa negara selalu dan dalam keadaan aman. “Sejauh ini kita melihat situasi kamtibmas di Jakarta dan seluruh wilayah di Indonesia sangat kondusif,” ujarnya.



Mantan anggota Kompolnas ini juga meminta para elite politik, termasuk tim sukses capres/cawapres menahan diri. Tidak mengeluarkan penyataan yang provokatif sehingga menimbulkan keresahan di masyarakat.

"Mari kita sama-sama menunggu hasil resmi KPU siapa pemenang pilpres. Kalau ada perbedaan pandapat sebaiknya gunakan jalur hukum sesuai aturan perundangan yang ada, " ungkap pengajar Universitas Dirgantara Suryadarma Jakarta ini.

Lebih lanjut Edi meminta Polri juga harus tetap fokus memberikan pelayanan, perlindungan dan pengayom terhadap masyarakat. Tidak larut dalam pengamanan sehingga pelayanan lain terganggu. "Waspada harus tapi jangan menganggu pelayanan lain," tandasnya.
(poe)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak