alexametrics

Warganet Ungkap Salah Input KPU, Data Suara Capres Gunakan C1 TPS Lain

loading...
Warganet Ungkap Salah Input KPU, Data Suara Capres Gunakan C1 TPS Lain
Warganet kembali mengungkap kekeliruan data C-1 yang di-input di Situng KPU. Terungkap jumlah suara di situs KPU didasarkan atas C1 TPS lain. Foto/Situs KPU
A+ A-
JAKARTA - Kesalahan memasukan atau meng-input suara data kembali ditemukan di Sistem Penghitungan Suara (Situng) Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Kesalahan diungkap pemilik akun @budisjarif1 di Twitter yang mempertanyakan data di Situng KPU mengenai hasil penghitungan suara di TPS 09, Bojongkoneng, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Dia mengungkapkan hasil penghitungan suara (C1) di TPS 09 Bojongkoneng, Babakanmadang, Bogor Jawa Barat dimenangkan oleh Prabowo-Sandi dengan 172 suara. Sementara Jokowi-Ma'ruf 16 suara.



Namun dalam Situng KPU di Jokowi-Ma'ruf Amin meraup 132 suara dan Prabowo-Sandi 95 suara.

"Dibilang Server mereka di-hack, gak mau, dibilang salah input, lebih fatal lagi," tulis @budisjarif1, Selasa (23/4/2019).

Kicauan @budisjarif1 menuai komentar warganet lainnya. Salah satunya dari pemilik akun @bukanbongIQ200 yang menunjukkan adanya kekeliruan KPU dalam menginput data.

Ternyata data KPU berdasarkan data C1 TPS lain, bukan TPS 09. "Telah saya check..salah lampiran scan C1 nya. TPS 09 lampiran C1 nya TPS 04," tulisnya.

SINDOnews
kemudian melakukan pengecekan di https://pemilu2019.kpu.go.id/#/ppwp/hitung-suara/ Hasilnya, memang ada kekeliruan dalam memasukan data. Ditemukan adanya ketidaksesuaian antara hasil perolehan suara dua pasangan capres-cawapres dengan C-1 yang telah dipindai KPU.

Di Situng KPU ditulis suara Jokowi-Ma'ruf di TPS 09 sebanyak 132. Sedangkan Prabowo-Sandi 95 suara. Ternyata data itu berdasarkan atas C1 TPS lain, yakni TPS 04 Bojongkoneng, Babakan Madang, Bogor.

Hingga Selasa (23/4/2019) pukul 10.47, petugas KPU belum melakukan koreksi atas kekeliruan ini.
(dam)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak