alexametrics

PP KAUJE Keluarkan Maklumat Redam Menghangatnya Situasi Politik

loading...
PP KAUJE Keluarkan Maklumat Redam Menghangatnya Situasi Politik
Ketua Umum PP KAUJE Ali Masykur Musa melihat ada gejala semakin menghangatnya situasi politik pasca Pemilu 2019. Foto/SINDOphoto
A+ A-
JAKARTA - Pesta demokrasi lima tahunan melalui pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) secara serentak untuk pertama kalinya pada tahun 2019 telah berlangsung secara jujur dan adil dengan aman, tertib dan lancar. Partisipasi pemilih bahkan mencapai di atas 80% merupakan sebuah capaian fenomenal pasca reformasi.

Karena itu, Pengurus Pusat Keluarga Alumni Universitas Jember (PP KAUJE) mengajak semua pihak memberikan apreasiasi atas kinerja penyelenggara pemilu (KPU, Bawaslu dan DKPP). Apresiasi yang sama diberikan kepada aparat keamanan TNI dan Polri, serta seluruh komponen yang telah berkerja keras untuk suksesnya pelaksanaan Pemilu 17 April 2019 ini.

Meskipun demikian, PP KAUJE masih melihat ada gejala semakin menghangatnya situasi politik pasca pemilu. Hal ini memunculkan kekhawatiran akan semakin terkoyaknya tenun kebangsaan Indonesia. Untuk itu, PP KAUJE menyampaikan maklumat dan seruan.



"Mendorong dimanfaatkannya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi -dengan penuh integritas- untuk membuat semakin akuntabel dan transparannya pelaksanaan pemilu," ujar Ketua Umum PP KAUJE Ali Masykur Musa lewat rilis yang diterima SINDOnews, Selasa (23/4/2019).

Pihaknya meminta para pendukung Paslon 01 dan 02 untuk terus mengawal jalannya perhitungan resmi KPU dengan tetap menjaga rasa saling percaya dan saling menghargai, serta menjaga etika politik. Dia juga mengimbau semua pihak pendukung baik 01 maupun 02 untuk menahan diri dengan tidak melakukan aktivitas yang dapat memprovokasi terjadinya tindakan inkonstitusional.

"Mengimbau semua pihak untuk menunggu hasil perhitungan KPU yang merupakan acuan resmi sesuai konstitusi," kata dia.

Ali menegaskan bahwa NKRI dengan dasar negara Pancasila dan konstitusi UUD 1945 yang menjadi acuan gerak, tindakan dan patokan kita dalam berbangsa dan bernegara. "Kami mengajak kepada seluruh rakyat Indonesia di manapun berada dan seluruh civitas akademika PTN dan PTS seluruh Indonesia, serta semua komponen umat beragama untuk bersatu menciptakan kedamaian dan menjaga suasana tetap kondusif dalam hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara di negeri tercinta ini," tutupnya.
(kri)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak