alexametrics

PTS LLDikti XII Ingin Bimbingan dari Untar

loading...
PTS LLDikti XII Ingin Bimbingan dari Untar
Tim Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XII Maluku dan Maluku Utara melakukan kunjungan di Universitas Tarumanagara (Untar).
A+ A-
JAKARTA - Tim Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XII Maluku dan Maluku Utara melakukan kunjungan di Universitas Tarumanagara (Untar).

Kunjungan dalam rangka pelaksanaan studi tiru ini disambut Rektor Prof Dr Agustinus Purna Irawan dan jajaran pimpinan Untar serta Ketua Yayasan Tarumanagara Dr Gunardi, SH, MH, minggu lalu, di Auditorium kampus Untar.

Kepala LLDIKTI XII Dr Muhammad Bugis, SE, MSi menyampaikan harapannya agar Untar bersedia bekerja sama dengan perguruan tinggi swasta yang ada di Maluku dan Maluku Utara.



“Kami percaya untuk menjadi lebih baik kita perlu bimbingan dari universitas terbaik di Indonesia, salah satunya Untar”, ujar Muhammad Bugis.

Diakuinya studi tiru ke Untar karena mendapat rekomendasi Ketua LLDikti Wilayah III yang menilai harmonisnya hubungan antara Untar dan Yayasan Tarumanagara sebagai badan hukum penyelenggara. Selain itu Untar juga perguruan tinggi swasta yang sudah terakreditasi A (unggul) dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

Rektor menyambut baik maksud dan tujuan dari kunjungan ini. Dikatakannya, Untar terbuka untuk berbagi pengalaman dengan perguruan tinggi lain agar capaian yang telah diraih dapat juga memberi manfaat dalam meningkatkan mutu dan kualitas pelayanan di perguruan tinggi lain.

"Kolaborasi ini sangat berarti karena pada akhirnya dapat melahirkan SDM yang berkualitas di Indonesia,” ujar Rektor.

Tim selain berasal dari pengurus LLDikti Wilayah XII juga perwakilan dari sekitar 60 perguruan tinggi swasta serta pengurus yayasan perguruan tinggi swasta di Maluku dan Maluku Utara.
(alf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak