alexametrics

Pemilu 2019, PPP Optimistis Peroleh Hasil Maksimal di Ibu Kota

loading...
Pemilu 2019, PPP Optimistis Peroleh Hasil Maksimal di Ibu Kota
PPP yakin, umat muslim di Jakarta akan mendukung partai atau petahana yang sudah teruji membela kepentingan mereka. Foto/SINDOphoto/Dok
A+ A-
JAKARTA - Pemungutan suara Pemilu 2019 tinggal menghitung hari. Rakyat Indonesia akan memilih capres-cawapres dan wakilnya di DPR RI/DPRD dan DPD RI untuk lima tahun ke depan.

Caleg DPR RI dari PPP dapil DKI 2 Rendhika D Harsono berkeyakinan, umat muslim di Jakarta akan mendukung partai atau petahana yang sudah teruji membela kepentingan mereka.

"Untuk hal ini PPP sudah teruji konsistensinya. Perwakilan kami di parlemen dengan tegas mendorong terciptanya Undang-undang yang bertentangan dengan nilai-nilai Islam," kata Rendhika kepada wartawan di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Pusat, Jumat (12/4/2019)



"Salah satunya RUU Anti Minuman Keras (Miras) sejak 2012 sekaligus merupakan tiga Fraksi di DPRD DKI pertama yang mendukung Pemprov DKI menjual saham bir di PT Delta," tambahnya.

Lanjutnya, secara kultural PPP dan DKI Jakarta tidak bisa terpisahkan. Ungkap anggota DPRD DKI ini, Ibu Kota merupakan salah satu lumbung suara bagi partai berlambang Kabah ini sejak lama yang memang mulai tergerus oleh praktik pragmatisme.

"Dahulu wilayah Jakarta merupakan salah satu dari tiha provinsi yang penah dihijaukan oleh PPP di tahun 1977. Jadi wajar kalau masyarakat selalu menyalurkan aspirasinya ke PPP. Mereka tidak ingin coba-coba ke partai lain," ungkapnya.

Rendhika pun sesumbar, partainya akan mengkoreksi prediksi yang menyatakan PPP akan terpuruk di Jakarta. Ungkapnya, prediksi-prediksi seperti itu selalu muncul jelang pelaksanaan pemilu pasca reformasi.

"Mereka tidak tahu bahwa tidak semuanya masyarakat berfikir pragmatisme, masih banyak basis PPP yang loyal dan tidak akan pindah ke partai lain dalam kondisi apapun," tegas Rendhika.

Jelang pemungutan suara, kata Rendhika lagi, para kader dan loyalis PPP semakin gencar melakukan konsolidasi untuk memastikan peraihan suara dukungan. "Wilayah PPP tetap dominan PPP," pungkasnya.
(maf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak