alexametrics

Kampanye di Kampung Halaman, Jokowi Disambut Hangat

loading...
Kampanye di Kampung Halaman, Jokowi Disambut Hangat
Jokowi saat berorasi di depan ribuan massa pendukungnya yang memadati Stadion Sriwedari, Solo, Jawa tengah, Selasa (9/4/2019). Foto/Ary Wahyu Wibowo
A+ A-
SOLO - Calon Presiden (Capres) Joko Widodo (Jokowi) mendapat sambutan hangat saat berkampanye di Kota Solo, Jawa Tengah, Selasa (9/4/2019). Ribuan masyarakat menyemut saat Capres nomor urut 01 diarak menggunakan kereta kuda menuju lokasi kampanye di Stadion Sriwedari.

Ketika berkampanye di kota asalnya, Jokowi naik kereta kuda dari Loji Gandrung didampingi istrinya, Iriana Jokowi. Sepanjang perjalanan, Jokowi dielu-elukan oleh para pendukungnya yang memadati Jalan Slamet Riyadi Solo. Begitu pula saat memasuki stadion, ribuan massa berebut menyalami calon petaha itu. (Baca Juga: Jokowi Ajak Pendukungnya Kenakan Baju Putih pada 17 April Nanti)

“Bapak Ibu sekalian seluruh warga Provinsi Jawa Tengah, khususnya Solo Raya, lebih khusus lagi Kota Solo, pripun kabaripun (bagaimana khabarnya)?,” sapa Jokowi saat mulai orasi di atas panggung, Selasa (9/4/2019).



Jokowi mengaku dalam perjalanan ke panggung, baju, kaos, dan celananya basah kuyup semua meski tidak hujan. Dirinya sangat berbahagia karena bisa hadir di Kota Solo, kota tempat dirinya memulai karier di bidang pemerintahan.

Ketika menjabat Wali Kota Solo periode 2005-2010, berjalan lancar. Ketika menjabat periode kedua, baru 2,5 tahun kemudian diambil Ketua DPP PDIP Megawati Sukarno Putri untuk maju sebagai Calon Gubernur DKI Jakarta. “Di Jakarta juga sama, baru jadi Gubernur kurang dari tiga tahun, dicalonkan sebagai presiden,” ucapnya.

Jokowi mengingatkan bahwa pada Pilpres tahun 2014 lalu, di Jawa Tengah mendapatkan 66%. Dengan antusias dan militansi para pendukungnya, Jokowi menginginkan perolehan suara minimal 70%. “Minimal lho ya minimal. Kalau dapatnya 75% boleh, 80%, 85%, 90% boleh,” tandasnya.

Sedangkan di Kota Solo, Jokowi di tahun 2014 meraup 84% suara. Sebagai Capres yang berasal dari Kota Solo, Jokowi mematok kenaikan suara dibanding Pilpres sebelumnya. Yakni harus lebih
dari 84% suara.

Tak tanggung, Jokowi menginginkan perolehan suara hingga di atas 90%. Untuk itu, semua pendukungnya harus bekerja keras mengingat waktu tinggal tersisa delapan hari lagi. Jokowi juga mematok target suara serupa di wilayah kabupaten di sekitar Solo. Seperti Sragen, Karanganyar, Wonogiri, Sukoharjo, Klaten, dan Boyolali.

Perolehan suara di Jawa Tengah harus dimaksimalkan karena sangat menentukan. Tambahan prosentase elektabilitas di Jateng akan pakai untuk menutup kekurangan di tempat lain. Jokowi juga menyampaikan berbagai keberhasilan selama hampir 5 tahun memimpin Indonesia.

Tak ketinggalan, tiga kartu yang menjadi salah satu andalan kampanye juga disampaikan. Yakni Kartu Indonesia Pintar atau (KIP) kuliah. Sebelumnya, pemerintahan Jokowi telah mengeluarkan KIP untuk SD, SMP, SMA, SMK. Kemudian kartu pra kerja yang diberikan untuk lulusan SMA/SMK, termasuk yang lulus kuliah.

“Dengan kartu ini, akan dilakukan training training, pelatihan pelatihan, baik di dalam negeri maupun di luar negeri,” urainya. Sehingga dalam waktu singkat kualitas skill dan sumberdaya manusia (SDM) bertambah.

Jika belum mendapatkan pekerjaan, nantinya akan diberikan insentif honor. Dan kartu ketiga adalah kartu sembako murah. Dengan kartu itu, akan mendapat diskon besar, bisa 40% hingga 50%. Dengan kartu itu, ibu ibu dapat membeli beli beras, gula, minyak, telur dan lain-lainnya dengan harga yang sudah di diskon. Dengan demikian, anak anak dan keluarga mendapatkan gizi yang baik.

Kartu itu akan mulai berlaku awal tahun depan. Sebab di tahun ini, rencananya baru dianggarkan karena merupakan programnya Capres. Terakhir, Jokowi mengingatkan terkait serangan hoaks di sisa waktu menjelang hari pencoblosan.
(rhs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak