alexametrics

Kurang Fit, Alasan AHY Tak Hadiri Kampanye Akbar Prabowo-Sandi di GBK

loading...
Kurang Fit, Alasan AHY Tak Hadiri Kampanye Akbar Prabowo-Sandi di GBK
Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat memberikan keterangan pers di Solo, Jawa Tengah, Senin (8/4) pagi. Foto/SINDOnews/Ary Wahyu Wibowo
A+ A-
SOLO - Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) angkat bicara terkait ketidakhadirannya dalam kampanye akbar Prabowo-Sandi di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta Minggu (7/4) lalu. Putra mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu mengaku badannya kurang fit.

“Saya kemarin kurang fit setelah akumulasi kegiatan kampanye berminggu minggu di lapangan dari satu daerah ke daerah lain,” kata AHY saat singgah di Solo dalam perjalanan kegiatan kampanye ke Jawa Timur, Senin (8/4) pagi. Pada kamis lalu, dirinya kampanye di Yogyakarta dan dijadwalkan Jumat berangkat ke Singapura guna menjenguk ibunya, Ani Yudhoyono.

Namun karen kondisi ibunya agak drop, AHY memutuskan berangkat lebih awal ke Singapura pada Kamis malam agar lebih cepat bertemu. Selama dua hari dua malam, dirinya berjaga mendampingi sang ibu yang juga sering terjaga di tengah malam. Dirinya berharap kehadirannya dapat memberikan semangat kepada ibunya. “Mungkin karena kombinasi itu, kegiatan di lapangan dan di Singapura membuat saya tidak fit,” urainya. Padahal dirinya sudah berusaha mengejar untuk bisa hadir di kampanye akbar di Jakarta.



Malam hari sebelum jadwal kampanye Prabowo-Sandi di GBK, dirinya terbang ke Jakarta. Namun ketika sampai di Jakarta, badannya terasa kurang fit. AHY mengaku tidak bisa memaksakan diri karena sepuluh hari ke depan masih punya tugas kampanye di berbagai daerah. “Seperti pada hari ini (Senin, 8 April), setelah tiba di Solo lalu melanjutkan kampanye di Jawa Timur, khususnya Ponorogo,” ucapnya.

Ia menampik isu yang menyebut ketidakhadirannya atas larangan ayahnya, SBY. Ia menegaskan sebagai pribadi mandiri dan tidak ada larangan dari siapapun. Termasuk dari orangtuanya. SBY mempersilahkan anak anaknya mengambil keputusannya sendiri dalam hal apapun. “Karena beliau (SBY) percaya kami semua punya pertimbangan yang baik,” bebernya.

Dia menegaskan sekali lagi bahwa kondisinya kurang fit dan jangan sampai jatuh sakit. AHY tidak ingin gara gara sakit membuatnya tidak bisa kemana mana dalam sisa waktu kampanye. Meski dirinya tidak hadir, AHY menegaskan bahwa Partai Demokrat di koalisi Prabowo-Sandi tetap solid. Untuk meyakinkan itu, tetap ada keterwakilan dari Partai Demokrat sebagai pengusung Prabowo-Sandi.

Di antaranya mengutus Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Demokrat Syarief Hasan, Sekjend Partai Demokrat Hinca Panjaitan, kader kader partai yang terlibat langsung dalam Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, serta Nahrowi Ramli sebagai coordinator pemenangan Demokrat wilayah barat Indonesia. Sehingga, hal itu tidak mempengaruhi. Terlebih ia sebelumnya juga hadir dalam kampanye di Jawa Barat.
(pur)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak