alexametrics

Akui Operasi Plastik Rp90 Juta, Ratna: Uang Saya Bukan Hasil Korupsi!

loading...
Akui Operasi Plastik Rp90 Juta, Ratna: Uang Saya Bukan Hasil Korupsi!
Terdakwa perkara penyebaran berita bohong, Ratna Sarumpaet saat berada di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, beberapa waktu lalu. Foto/SINDOnews/Eko Purwanto
A+ A-
JAKARTA - Ratna Sarumpaet, terdakwa perkara berita bohong atau hoaks mengakui menghabiskan uang Rp90 juta untuk terdakwa perkara berita bohong atau hoaks.

"Iya, iyalah itu uang saya. Uang saya bukan hasil korupsi. Emang korupsi dari mana gue? Emang kamu pikir saya miskin-miskin amat," tutur Ratna, di sela-sela persidangan, di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Selasa (26/3/2019).

Sumber dana operasi plastik tersebut sempat menjadi polemik. Karena, sebelumnya sempat ramai kabar tentang nomor rekening yang digunakan untuk membayar operasi plastik tersebut, Ratna menggunakan nomor rekening yang sama digunakan dalam aksi galang dana untuk korban kapal tenggelam di danau Toba, Ratna Sarumpaet Crisis Center.



Kuasa Hukum Ratna Sarumpaet Insank Nasruddin pun membantah. Dia menegaskan uang tersebut benar menggunakan uang pribadi Ratna, bukan menggunakan uang dari yayasan Ratna Sarumpaet Crisis Center.

"Enggak ada itu. Itu uang pribadi, semua bisa dipastikan. Enggak ada uang yayasan dan pihak-pihak lain," kata Insank.

Sebelumnya, dalam Sidang lanjutan perkara berita bohong (hoaks) Ratna Sarumpaet menghadirkan sejumlah saksi. Salah satunya, Niko Purba saksi dari rumah sakit Ratna Sarumpaet menjalani operasi plastik bagian wajah.

Niko dalam keterangannya mengungkapkan dari bukti pembayaran yang diterimanya, Ratna diketahui telah mengeluarkan biaya operasi plastik sebesar Rp 90 juta. Pembayaran dilakukan Ratna secara bertahap selama tiga kali. Dikatakan Niko, salah satunya dibayarkan Ratna melalui debit BCA atas nama Ratna Sarumpaet.

"Ada tiga kali tahapan pembayaran Rp25 juta, Rp25 juta, Rp 40 juta. Total Rp90 juta, itu yang saya ingat pembayarannya (salah satunya-red) di tanggal 24 September 2018 bayarnya tapi yang lain saya lupa," ujar Niko dalam persidangan.
(dam)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak