alexametrics

Di Surabaya, HT Blusukan ke Pasar Tradisional Tambakrejo

loading...
Di Surabaya, HT Blusukan ke Pasar Tradisional Tambakrejo
tua Umum DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Hary Tanoesoedibjo melanjutkan kegiatannya dengan blusukan ke Pasar Tradisional Tambakrejo, Senin (25/3/2019). Foto/SINDOnews/Lukman Hakim
A+ A-
SURABAYA - Setelah menghadiri bazar murah yang digelar Kartini Perindo di Lapangan Putro Agung, Rangkah, Kecamatan Tambaksari, Ketua Umum DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Hary Tanoesoedibjo melanjutkan kegiatannya dengan blusukan ke Pasar Tradisional Tambakrejo, Senin (25/3/2019). Pasar ini lokasinya tidak begitu jauh dari Lapangan Putro Agung.

Ketika turun dari mobilnya dan masuk ke dalam pasar, sejumlah pedagang dan masyarakat bersalaman dengan Chairman MNC Group tersebut. Banyak pedagang dan masyarakat yang meminta foto bersama. Bahkan ada warga yang mengancam tidak akan memilih Perindo, jika HT tidak bersedia foto bersama.

(Baca juga: HT Pastikan Seluruh Caleg Perindo Perjuangkan Ekonomi Rakyat Kecil)


Keinginan warga foto bersama dipenuhi HT dengan ramah. Akhirnya masyarakat dengan bulat menjatuhkan pilihannya pada Partai Perindo. Dia berjanji akan mencoblos perindo pada 17 April 2019 nanti.



"Saya akan mencoblos Perindo pada 17 April 2019 nanti. Karena Pak HT orangnya baik dan peduli pada masyarakat kecil," terang pria itu usai berfoto bersama HT.

HT kemudian masuk ke dalam lorong pasar milik Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tersebut. Pengusaha asal Surabaya ini menyempatkan diri untuk berbincang guna menyerap aspirasi sejumlah pedagang. Salah satunya dengan seorang penjual kue basah.

"Kue-kue ini dapat dari mana bu, buat sendiri apa kulakan," tanya HT pada penjual kue.

Sang penjual kue pun menjawab bahwa kue yang dijual merupakan hasil dari kulakan. Dirinya tidak membuat sendiri, melainkan hanya menjualkan saja. Kue yang dijual tidak langsung habis dalam sehari, tapi bisa sampai keesokan hari.

"Kue-kue ini saya kulakan pak. Ini tidak habis langsung hari ini, tapi masih dijual besok, namun tidak basi," kata penjual kue basah tersebut.
(kri)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak