alexametrics

Di Tengah Upaya Revitalisasi, Beredar Video Diduga dari dalam Lapas

loading...
Di Tengah Upaya Revitalisasi, Beredar Video Diduga dari dalam Lapas
Sebelumnya, sebuah video beredar diduga kehidupan para narapidana, diduga di dalam Lapas Nusakambangan, viral. (Foto/Istimewa/Dok)
A+ A-
JAKARTA - Dirjen Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), Sri Puguh Utami menyebut, sampai saat ini pihaknya sudah melakukan revitalisasi lapas Nusakambangan yang dilakukan selama delapan bulan belakangan ini.

"Sudah dilaksanakan baru di lapas Nusakambangan, karena revitalisasi membutuhkan sumber daya dukungan yang tidak sedikit," katanya, kala itu.

Menurutnya, revitalisasi yang dilakukan di lapas Nusakambangan, sudah kita lakukan dengan proses pembinaan yang bertahap. Saat ini, pihaknya juga terus melakukan kajian karena butuh instrumen yang benar.



"Karena yang kita tangani adalah manusia yang konsepsinya mereka harus lebih baik dan berubah, lebih produktif," ujarnya.

Ketika disinggung apakah pencapaian revitalisasi itu mencapai target, Utami mengaku tak ada target. Pasalnya, hal itu akan tetap berjalan dan tidak hanya sampai di bulan delapan mendatang seperti apa yang pernah ia sampaikan.

"Jadi akan terus kami lakukan, apalagi dukungan dari pemerintah terhadap revitalisasi sangat luar biasa," terangnya.

Ditambahkan Utami, revitalisasi yang dilakukan pihaknya adalah di lapas Nusakambangan ada empat level tingkat keamanan seperti super maksimum security, maksimum, medium, dan minimum.

"Di lapas Nusakambangan ada super maksimum security disanalah yang paling lengkap dan sudah di praktikkan," tambah Utami.

Namun dengan viralnya video tersebut, apa yang salah dari level tingkat keamanan yang ada. Sebelumnya diberitakan pada 21 Juli 2018 lalu, Dirjen PAS,Sri Puguh Budi Utami menyatakan siap mundur dari jabatannya jika gagal melaksanakan revitalisasi lapas dan rutan.

"Kita lihat nanti revitalisasi, kalau tidak berhasil saya mundur," katanya kala itu.

Ditambahkan Utami, programituakan mulai berjalan Agustus. Nantinya, akan ada 99 dari 528 lapas dan rutan seluruh Indonesia yang dicanangkan sebagai percontohan.

Sebelumnya, sebuah video beredar diduga kehidupan para narapidana, diduga di dalam Lembaga Pemasyarakatan (lapas) Nusakambangan, Cilacap, menjadikan viral. Dalam video itu, terlihat bebasnya kehidupan para narapidana yang tengah menjalani hukuman dengan melakukan berbagai aktivitas.

Bebasnya napi yang ada di dalamnya, selain sibuk bermain kartu, juga ada penghuni yang merekam aktivitas di kamar yang mereka huni. Dengan menggunakan sebuah telepon seluler, ia bisa mengabadikan apa yang terjadi dibalik jeruji besi itu, Minggu (24/3/2019).

Yang mengejutkan, video ini direkam serta diupload ke Youtube salah satu akun. Atas hal itu, memperlihatkan betapa bebasnya penggunaan handphone di lapas Nusakambangan yang notabenenya adalah Lapas yang bebas dari penggunaan barang terlarang termasuk telepon seluler.
(maf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak