alexametrics

Cermati Elektabilitas 01, Ma'ruf Amin Pantau Semua Hasil Survei

loading...
Cermati Elektabilitas 01, Maruf Amin Pantau Semua Hasil Survei
Cawapres 01, KH Ma'ruf menanggapi hasil survei yang dirilis lembaga survei Indo Barometer yang menempatkan selisih 21 persen antara paslon 01 dan 02. (Foto/Rakhmatulloh/SINDOnews)
A+ A-
SAMARINDA - Calon Wakil Presiden nomor urut 01, KH Ma'ruf Amin ikut menanggapi hasil survei yang dirilis lembaga survei Indo Barometer yang menempatkan selisih 21 persen antara paslon 01 dan 02.

Tanggapan ini disampaikan Kiai Ma'ruf saat ditanya awak media di sela-sela safari politik ke Samarinda, Kalimantan Timur, Jumat (22/3/2019).

Menurut Kiai Ma'ruf, pihaknya mencermati semua lembaga survei yang merilis hasil survei. Kendati masih unggul, survei dianggap sebagai acuan untuk meningkatkan elektabilitas sampai pemungutan suara dilakukan.



"Tetapi kita tentu tidak hanya menjadikan pegangan hasil survei, tetapi kita akan terus melakukan upaya-upaya peningkatan elektabilitas sampai hari akhir, sampai nanti selesai kampanye," kata Ma'ruf.

Adapun strategi Kiai Ma'ruf sampai pencoblosan 17 April mendatang, bakal menguatkan jaringan. Terutama dari tingkat tim kampanye daerah, relawan sampai komunitas di akar rumput.

"Semuanya yang bisa kita gerakan, kita gerakan ke bawah," ujarnya.

Kiai Ma'ruf berharap semua unsur pendukung Jokowi-Ma'ruf ini menyampaikan program dan keunggulan dari kubu petahana. Sembari meyakinkan masyarakat bahwa hoaks dan fitnah yang kerap menyerang Jokowi-Ma'ruf adalah tidak benar.

"Ini yang penting disampaikan kepada masyarakat," tandasnya.

Diberitakan, Lembaga Indo Barometer merilis survei terkait elektabilitas Joko Widodo- Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto- Sandiaga Uno dalam ajang Pilpres 2019. Hasilnya, Jokowi-Ma'ruf unggul dengan selisih 21 persen.

"Seandainya pilpres dilakukan hari ini, Jokowi-Ma'ruf Amin diprediksi menang, selisihnya 21 persen. Paslon 01 memiliki elektabilitas 50,2 persen, sedangkan paslon 02 memiliki 28,9 persen. Sementara sisanya sekitar 20 persen masih merahasiakan pilihannya," tutur Peneliti Indo Barometer, Hadi Suprapto Rusli di kawasan Senayan, Jakarta, Kamis 21 Maret 2019.
(maf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak