alexametrics

Rakornas Perindo 2019

HT: Tren Elektabilitas Perindo Terus Meningkat

loading...
HT: Tren Elektabilitas Perindo Terus Meningkat
Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo berbincang dengan Presiden Joko Widodo saat mmenghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Partai Perindo 2019 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (19/3/2019).Foto/SINDOnews/Adam Erlangga
A+ A-
JAKARTA - Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo (HT) mengapresiasi Presiden Joko Widodo yang mengungkap keyakinan Perindo akan lolos syarat ambang batas masuk parlemen atau parliamentary treshold.

Dalam pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Partai Perindo 2019, Jokowi mengungkapkan berdasarkan hasil survei internal, elektabilitas Perindo sudah 4,7%.

"Kalau saya lihat lebih dari 4,7 persen. Karena itu data berdasarkan mungkin 10 hari yang lalu, kalau sekarang mungkin sudah meningkat, Kita (Perindo-red) intensitasnya sangat luar biasa," ujar HT dalam Rakornas 2019 partai Perindo dikawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (20/3/2019).



HT menjelaskan, elektabilitas Perindo terus meningkat dibandingkan partai baru lainnya. Tren peningkatan paling tinggi.

"Kalau pakai data sekarang mungkin sudah 5,5 persen dan ini membuat kita semakin yakin tadi para peserta Rakernas sangat mantap sangat gembira mereka pulang dengan keyakinan tinggi mereka akan lebih semangat bekerja dan mudah-mudahan itu akan meningkatkan perolehan suara kita secara luar biasa," jelasnya.

Kendati demikian, HT mengingatkan kader Perindo untuk tidak berpuas diri dengan hasil survei tersebut. Kader Perindo dimintanya lebih mengintensifkan aktivitas dalam menyosialisasikan partai kepada masyarakat.

"Aktivitasnya harus lebih intensif. Itu saja kalau kita bekerja itu mendekati hari H harus semangat kalau kita mau belajar ujian kan begitu juga mau hari hanya kita harus intensif tapi yang tepat sasaran," tuturnya.
(poe,dam)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak