alexametrics

Debat Cawapres dan Hasil Survei Bikin Tim Jokowi-Ma'ruf Kian Optimistis

loading...
Debat Cawapres dan Hasil Survei Bikin Tim Jokowi-Maruf Kian Optimistis
Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko-Widodo-Ma'ruf Amin. Foto/SINDOnews/Isra Triansyah
A+ A-
JAKARTA - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin semakin optimistis dapat meraih kesuksesan pada Pemilihan Presiden-Wakil Presiden (Pilpes) 2019.

Penampilan Ma'ruf Amin dalam debat ketiga pilpresdan hasil survei terbaru dari Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang memperlihatkan selisih elektabilitas Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang semakin jauh menjadi alasan mereka optimistis.

TKN Jokowi-Ma'ruf pun akan tetap meneruskan strategi yang sudah memperlihatkan hasil positif. Caranya tetap fokus pada penyebaran informasi tentang hasil kerja yang sudah dicapai Presiden Jokowi, melakukan kegiatan door to door ke masyarakat, serta mengedepankan ajakan serta niat baik untuk memilih pemimpin yang sudah terbukti bekerja nyata, menjadi prinsip yang ditanamkan kepada simpatisan, relawan, dan pendukung saat mengkampanyekan Jokowi-Ma'ruf.



Hal itu disampaikan Ketua TKN Erick Thohir di Jakarta, Selasa (19/3/2019) menanggapi tren positif bagi kubu 01 menjelang hari pemilihan yang kurang dari sebulan lagi.

"Hasil debat ketiga lalu sungguh-sungguh sangat positif. Kiai Ma'ruf tampil melebihi ekspektasi sehingga saya optimismis undecide voters dan swing voters banyak yang mulai mengalihkan pilihan kepada kami. Kami sangat berterima kasih mengenai hal itu. Lalu, hasil survei terakhir dari SRMC yang sejalan dengan apa yang terjadi di masyarakat, yakni pasangan calon nomor urut 01 (Jokowi-Ma'ruf) menjadi pilihan terbaik bagi rakyat Indonesia," tuturnya.

Erick menilai, secara internal, TKN kian memperlihatkan soliditas demi mencapai target utama, yakni memenangkan Jokowi-Ma'ruf Amin. hasil survei SMRC pun menyatakan elektabilitas Jokowi-Ma’ruf sudah 57,6%, sementara Prabowo-Sandi 31,8%. Selisihnya sudah lebih dari 25% dan jumlah suara yang belum memutuskan juga semakin kecil.

"Hasil survei, terlebih yang dilakukan lembaga publik yang asosiasinya diakui KPU, pasti kami perhatikan dan akui kredibilitasnya. Namun, itukan baru survei. Finalnya masih tetap menunggu paska pemilihan 17 April mendatang. Jadi hasil-hasil positif survei tetap kami jadikan penyemangat dan juga pengingat bahwa kami harus tetap gas pol hingga hari H agar apa yang disajikan lembaga survei saat ini menjadi kenyataan," tutur Erick.

Dia menambahkan, bahwa dalam 28 hari tersisa akan meningkatkan mobilitas dan komunikasi dengan banyak elemen seperti tokoh agama dan masyarakat, partai politik Koalisi Indonesia Kerja (KIK), kalangan pengusaha, aktivis serta para relawan.

"Konsolidasi antara TKN Jokowi-Ma’ruf dan elemen lain juga akan terus ditingkatkan agar tak ada lagi hambatan komunikasi dan semua bersatu untuk memenangkan Jokowi-Ma'ruf Amin. Kami akan mengandalkan metode kampanye yang bisa diterima semua lapisan masyarakat, baik itu rakyat biasa, ASN, PNS, atau Polri, dan TNI, sehingga jika mereka memilih Jokowi-Ma'ruf Amin, maka itu pilihan murni dan jujur. Tanpa mobilisasi atau kompensasi berupa janji-janji," tutur Erick
(dam)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak